Berita

Launching Pasar id, BRI Polman Mudahkan Masyarakat Berbelanja

×

Launching Pasar id, BRI Polman Mudahkan Masyarakat Berbelanja

Sebarkan artikel ini
Screenshot 2024 0507 044720
Pemimpin Cabang BRI Polman Komang Wahyu (kemeja putih) berfoto dengan Pedagang dan Lurah Pekkabata.

POLEWALI, POJOKRAKYAT — Permudah masyarakat dalam berbelanja kebutuhan, Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Polewali Mandar launching aplikasi new pasar id sebagai aplikasi belanja sandang dan pangan untuk masyarakat Polman. Senin 06 Mei.

Pemimpin cabang BRI Polewali Komang Wahyu menjelaskan, melalui aplikasi new pasar id imi BRI memfasilitasi para pedagang untuk berjualan secara online dalam aplikasi tersebut sehingga masyarakat dapat berbelanja secara online dari mana saja baik dari rumah dan tempat lainnya kurir akan datang mengantarkan pesanannya.

“Ini adalah salah satu gebrakan agar masyarakat lebih dipermudah kemudian transaksinya juga lancar dan khusus untuk yang pedagang ini harus memiliki tabungan BRI karena setiap transaksi akan masuk ke rekeningnya,” jelas Pemimpin cabang BRI Polman Komang Wahyu usai melaunching pasar digital.

Lanjutnya, untuk masyarakat yang berbelanja di aplikasi ini bisa siapa saja tidak mesti nasabah BRI, melalui aplikasi ini masyarakat bisa belanja tanpa ribet.

Komang Wahyu mengatakan sudah ada 30 pedagang yang terdaftar dalam aplikasi ini mulai dari pedagang sembako, pedagang kopi dan kedepan semua pedagang yang menjadi nasabah Bank BRI akan diedukasi untuk memanfaatkan tehnologi tersebut.

“Ini tantangan kami bagaimana para pedagang diedukasi lagi agar memanfaatkan tehnologi ini karena ini masih baru,” jelas Komang Wahyu.

Ia juga memastikan harga barang yang dijual di aplikasi pasar id ini sama dengan harga saat masyarakat berbelanja di pasar. Yang dikenakan hanya biaya kurir saja untuk pengiriman sebesar Rp. 10.000

Salah satu pedagang Nini mengungkapkan, aplikasi ini sangat membantu pelaku usaha, “kita berharap aplikasi ini dapat meningkatkan penjualan kami sebagai pengusaha makanan frozeen food.” ujarnya.(bdt)

Screenshot 20260131 143325 Gallery
Berita

Aktivis Jaringan Oposisi Loyal (JOL) memastikan akan menempuh jalur hukum atas dugaan pelecehan seksual terhadap anak yang terjadi di Sekolah Rakyat Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Langkah ini diambil menyusul beredarnya surat kesepakatan damai antara pihak korban dan terduga pelaku yang dinilai bertentangan dengan hukum dan mencederai prinsip perlindungan anak.