PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI Cabang Polewali terus memperkuat komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan melalui kegiatan edukasi dan literasi keuangan bagi siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 22 Polewali Mandar.
Pendidikan
Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, Andi Ian Rusali Masdar Ajak Warga Rumpa Perkuat Persatuan dan Kesatuan
Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Andi Ian Rusali Masdar, melaksanakan kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Berbangsa dan Bernegara di Desa Rumpa, Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Provinsi Sulawesi Barat, pada Kamis, 1 Oktober 2026.
SK Plt Berakhir, Dinas Pendidikan Mamasa Didesak Tertibkan Status Kepala SDN 008 Uhailanu
Dinas Pendidikan Kabupaten Mamasa didesak segera memberikan kejelasan terkait status Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SDN 008 Uhailanu yang disebut telah berakhir masa berlaku surat keputusan (SK) penugasannya.
Nahkoda Baru Unasman Resmi Dilantik
Universitas Al Asyariah Mandar (UNASMAN) resmi memiliki pimpinan baru untuk periode 2026–2030. Dr. Muhammad Massyat, S.Sos., M.I.Kom., resmi dilantik sebagai Rektor UNASMAN dalam prosesi pelantikan yang berlangsung di lingkungan kampus UNASMAN, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Jumat (11/9/2026).
Peringati Hari Adhyaksa ke-81, Jaksa Muda Kejari Polman Sosialisasikan Hukum dan Bahaya Narkotika
Memperingati Hari Adhyaksa ke-81, Kejaksaan Negeri (Kejari) Polewali Mandar (Polman) menggelar sosialisasi hukum dan bahaya narkotika bagi mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Bina Generasi Polman. Rabu 02 September 2026.
ITBM Bekali Mahasiswa Penguatan Literasi Informasi dan Media
Lembaga Pers Mahasiswa (Lapersma) ITBM Polewali Mandar bekerja sama dengan Majelis Pustaka dan Informasi PWM Sulawesi Barat menggelar Rapat Kerja dan Pelatihan Jurnalistik di lingkungan Kampus ITBM Polman, Ugi Baru, Kecamatan Mapilli, Jumat (25/7/2026). Kegiatan ini diikuti oleh 12 orang mahasiswa sebagai peserta.
Tujuh Guru PPPK Dipercaya Jabat Kepala Sekolah Definitif di Polman
Sebanyak tujuh guru berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dipercaya menduduki jabatan definitif sebagai kepala sekolah di Kabupaten Polewali Mandar (Polman). Selain itu, puluhan guru PPPK lainnya juga ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) kepala sekolah untuk mengisi kekosongan jabatan di sejumlah sekolah.
Pendataan Sekolah Rusak di Polman Telan Rp. 250 Juta
POLMAN, POJOKRAKYAT — Dinas Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar (Polman) Anggarkan Rp. 250 jutaan untuk pendataan sekolah rusak Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah pertama (SMP) yang tersebar disejumlah Kecamatan di Polman. Rabu 23 Juli 2026.
Data dan informasi yang dihimpun, pendataan tingkat kerusakan sekolah ini tersebar dibeberapa Kecamatan dengan nilai anggaran yang berbeda-beda.
1. Wilayah Kecamatan Limboro, Alu dan Tutar Rp. 50 Juta.
2. Wilayah Kecamatan Binuang, Polewali, Anreapi dan Matakali Rp. 41 juta.
2. Wilayah Wonomulyo, Tapango dan Matangnga Rp. 31 Juta.
3. Wilayah Campalagian, Balanipa dan Tinambung Rp. 43 juta.
4. Mapilli, Luyo dan Bulo Rp. 33 Juta.
5. Pendataan Sekolah rusak SMP Rp. 52 juta
Kepala Bidang Sarana Prasarana Dinas Pendidikan (Sarpras) Gunawan menjelaskan bahwa pendataan sekolah rusak untuk menindaklanjuti hasil temuan dari BPK, karena data tingkat kerusakan yang terinput di Dapodik yang dilakukan oleh sekolah dianggap belum valid oleh BPK sehingga kita Menindaklanjuti temuan BPK tersebut dengan melakukan pendataan dan verifikasi kembali di semua SD dan SMP di Kab. Polman.
“kita melibatkan 20 orang tenaga ahli yang memiliki latar pendidikan teknik yang mengerti tentang analisis kerusakan bangunan,” jelas Kepala Bidang Sarpras Gunawan.
Inti dari kegiatan tersebut adalah Menindaklanjuti rekomendasi BPK seandainya tidak ada temuan atau rekomendasi BPK Kami tidak akan melakukan proses itu karena memang sudah dilakukan oleh sekolah, namun datanya dianggap belum valid oleh BPK sehingga kami melakukan proses pendataan kembali yang dilakukan oleh tim teknis yang punya latar belakang pendidikan teknis. Tegasnya.
Sementara untuk besaran anggaran tiap Kecamatan berbeda, Gunawan menjelaskan, “kalau saya tidak salah, dihitung secara proporsional berdasarkan jumlah sekolah yang diverifikasi kembali dan dihitung analisis tingkat kerusakannya.” tuturnya
Ia menambahkan, jika dilihat dari total anggaran bisa digunakan untuk rehabilitasi ruangan satu kelas, tetapi Rp. 250 juta ini dibagi 420 sekolah nilai anggaran untuk satu sekolah hanya Rp. 500 ribuan saja.
“Setiap sekolah memiliki 12 ruang kelas yang dilakukan pendataan dan perhitungan, sebenarnya anggaran ini sangat kecil.” ujarnya.
Ia menargetkan pendataan ini rampung pada bulan Agustus yang akan datang.(arf)
Alih Fungsi Kelas Jadi Bioskop Mini di Polewali Mandar Diduga Langgar Jam Belajar dan Berpotensi Pidana Pungli
Praktik komersialisasi fasilitas pendidikan di Kabupaten Polewali Mandar kembali memicu sorotan tajam. Penggunaan ruang kelas sekolah untuk pemutaran film komersial 4 Dimensi (4D) oleh pihak ketiga saat jam pelajaran efektif dinilai mengorbankan hak belajar siswa, serta mengarah pada indikasi tindak pidana pungutan liar (pungli).Rabu 15 Juli 2026.
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.

