Berita

Terkait Bantuan Pupuk Yang Tidak Memenuhi Standar, Ini Penjelasan Kabid PSP DTPHBun Sulsel

Pojoknews
×

Terkait Bantuan Pupuk Yang Tidak Memenuhi Standar, Ini Penjelasan Kabid PSP DTPHBun Sulsel

Sebarkan artikel ini
Screenshot 20241016 213641

MAKASSAR, POJOK RAKYAT — Akui pengadaan pupuk cair dan bibit tidak sesuai standar atau parameter, Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Dinas TPHBun Sulawesi Selatan, Mario Mega sebut pihak rekanan sudah mengembalikan apa yang menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sulawesi Selatan.

Mario menjelaskan bahwa temuan BPK tersebut sudah ditindaklanjuti semuanya dan sudah dikembalikan sesuai rekomendasi BPK dan sudah dikawal oleh Inspektorat sehingga semua pupuk yang tidak memenuhi syarat itu sudah dikembalikan.

“Ada dua kegiatan yang ditangani oleh Perusahaan tersebut yakni di Bidang saya dan Bidang Perkebunan sudah di follow up berdasarkan kondisi yang ada, barangnya sudah dikembalikan dan dilaporkan secara berkala Inspektorat ke BPK,” terang Kabid Sarpras Dinas TPHBun Sulsel Mario Mega.

Kemudian terkait temuan ASN dan Anggota Dewan yang masuk dalam daftar penerima bantuan, Mario membantah jika ada anggota Dewan yang masuk dalam daftar penerima bantuan termasuk ratusan penerima yang sudah meninggal dunia.

Mario menjelaskan bahwa sebelum meninggal penerima masuk nanti pada saat penyaluran ada yang meninggal dunia tetapi ada ahli warisnya karena bantuan ini berbasis lahan bukan perorangan sehingga verifikasi harus melibatkan beberapa pihak sampai tingkat Desa dan hal ini sudah dijalankan di 2024 ini.

“Semua penyedia sudah dikumpulkan dan bersedia untuk mengembalikan barangnya sesuai dengan persyaratan,” jelasnya saat dikonfirmasi via WhatsApp Selasa 15 Oktober 2024.

Ia mengungkapkan bahwa hal ini menjadi pelajaran untuk kedepannya dan pengembalian yang dilakukan rekanan sudah dibuatkan STS.

Sementara itu, Temuan BPK Perwakilan Sulsel dalam pengadaan pupuk organik cair pada Bidang PSP DTPHBun Sulsel melalui PT. I TI dengan merek Lampoko Biourine menghabiskan anggaran Rp. 2,8 Miliar di Kabupaten Gowa l, Hasil pemeriksaan menunjukkan ketidak sesuaian parameter pupuk sesuai hasil uji laboratorium yang dilakukan oleh BSIP pada tanggal 18 Juli 2023.

Kemudian, Bidang PSP juga melakukan belanja pupuk cair pada Kabupaten Maros, Pangkep, Pare-Pare dan Barru senilai Rp. 2,2 Miliar melalui PT. LBA dimana hasil pemeriksaannya juga tidak sesuai parameter sesuai hasil uji Lab BSIP.(bdt)

Screenshot 20260602 185432 Gallery
Berita

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Polewali Mandar (Polman) mendorong pembentukan forum rembuk desa di seluruh desa sebagai upaya memperbaiki dan memutakhirkan data kemiskinan. Langkah tersebut dinilai penting agar penyaluran bantuan sosial tepat sasaran.

Screenshot 20260602 220559 Chrome
Berita

POLEWALI MANDAR — Ketua DPRD Polewali Mandar, Fahry Fadly, menghadiri sekaligus membuka kompetisi sepak bola usia dini kategori U-10 dan U-12 dalam rangka Pra Piala Presiden di Lapangan Sport Center HSM Mapilli, Kecamatan Luyo, Minggu (31/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan sepak bola usia dini sekaligus wadah menumbuhkan karakter generasi muda melalui olahraga.

Dalam sambutannya, Fahry menegaskan bahwa turnamen usia dini memiliki peran penting dalam membentuk disiplin, sportivitas, hingga mental juara bagi anak-anak.

“Kegiatan seperti ini memiliki nilai yang sangat penting, bukan hanya sebagai ajang kompetisi olahraga, tetapi juga sebagai sarana pembinaan karakter, disiplin, sportivitas, kerja sama tim, dan mental juara bagi generasi muda,” ujar Fahry.

Menurutnya, pembinaan yang dilakukan sejak dini akan membuka peluang lahirnya atlet-atlet berbakat yang nantinya mampu membawa nama daerah ke tingkat lebih tinggi.

Ketua DPRD Polman, Fahry Fadly memberikan sambutan pada pembukaan kompetisi Pra Piala Presiden U-10 dan U-12

“Dari lapangan inilah kita berharap lahir bibit-bibit pesepak bola berbakat yang kelak dapat mengharumkan nama Polewali Mandar, Sulawesi Barat, bahkan Indonesia,” katanya.

Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar menjadikan kompetisi sebagai sarana belajar dan membangun mental positif, bukan hanya mengejar kemenangan semata.

“Kepada seluruh peserta, saya berpesan agar bertanding dengan semangat, menjunjung tinggi sportivitas, menghormati wasit, pelatih, dan sesama pemain. Menang atau kalah adalah hal biasa dalam pertandingan, tetapi karakter yang baik dan semangat pantang menyerah adalah kemenangan yang sesungguhnya,” lanjutnya.

Fahry menegaskan, DPRD Polewali Mandar mendukung pembinaan olahraga usia dini sebagai bagian dari investasi pembangunan sumber daya manusia unggul di daerah.

“DPRD Kabupaten Polewali Mandar mendukung upaya pembinaan olahraga usia dini sebagai bagian dari investasi pembangunan sumber daya manusia yang unggul. Semoga kegiatan ini dapat berlangsung dengan lancar, aman, dan menghasilkan atlet-atlet muda yang berprestasi,” tutupnya.