Berita

Jaga Stabilitas Harga Kebutuhan Pokok, Pemkab Polman Gelar Pasar Murah

×

Jaga Stabilitas Harga Kebutuhan Pokok, Pemkab Polman Gelar Pasar Murah

Sebarkan artikel ini
Screenshot 2025 0123 213525
Penjabat Bupati Polman Muh Hamzih saat meninjau kegiatan pasar murah yang dilaksanakan di Kelurahan Lantora Kecamatan Polewali. Rabu 22 Januari 2024.

POLMAN, POJOK RAKYAT — Jaga stabilitas kebutuhan pokok, Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar menggelar pasar murah dengan menggandeng Bulog Polewali. Rabu 22 Januari 2024.

Menurutnya, hingga saat ini, harga barang-barang pokok seperti telur, cabai, dan kebutuhan rumah tangga lainnya masih berada dalam kondisi stabil, memberikan optimisme bahwa daya beli masyarakat tetap terjaga.

“Saya sangat berharap kondisi ini tetap bertahan. Kita ingin memastikan harga kebutuhan pokok tidak melonjak yang dapat membebani masyarakat,” ujar Hamzih saat meninjau kegiatan di Kelurahan Lantora.

Hamzih juga mengingatkan para pedagang untuk tidak berspekulasi dalam menetapkan harga,”Saya minta para pedagang tetap menjaga harga yang wajar, sehingga masyarakat nyaman berbelanja,” tambahnya.

Kolaborasi Pemerintah dan Pedagang
untuk mendukung stabilitas ini, Pemkab Polman melibatkan Dinas Pertanian, Bulog, serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) dalam menggelar program Gerakan Pangan Murah.

Kabag Perekonomian Setda Polman, Adam Haruna, menjelaskan bahwa program ini menawarkan bahan pokok di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) berkat subsidi pemerintah.

“Barang-barang yang tersedia meliputi beras SPHP, beras premium, gula pasir, minyak goreng, hingga ikan lompo. Program ini bertujuan langsung memberikan solusi bagi masyarakat menghadapi tekanan ekonomi,”ujar Adam.

Kegiatan ini berlangsung satu hari hingga pukul 13.00 atau sampai stok habis. Warga antusias memanfaatkan kesempatan ini, termasuk Gazali, seorang warga Kelurahan Lantora, yang mengaku terbantu dengan selisih harga yang lebih murah dibandingkan dengan pasar biasa.(bdt)

Screenshot 20260131 143325 Gallery
Berita

Aktivis Jaringan Oposisi Loyal (JOL) memastikan akan menempuh jalur hukum atas dugaan pelecehan seksual terhadap anak yang terjadi di Sekolah Rakyat Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Langkah ini diambil menyusul beredarnya surat kesepakatan damai antara pihak korban dan terduga pelaku yang dinilai bertentangan dengan hukum dan mencederai prinsip perlindungan anak.