Berita

DKP Polman Salurkan Bantuan Nelayan dan Pembudidaya

×

DKP Polman Salurkan Bantuan Nelayan dan Pembudidaya

Sebarkan artikel ini
Screenshot 20251001 161525 WhatsApp
Bupati Polman H. Samsul menyerahkan bantuan kepada salah satu penerima bantuan.

POLMAN, POJOKRAKYAT.ID — Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar, melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) secara resmi menyerahkan bantuan sarana prasarana perikanan kepada nelayan dan pembudidaya ikan air tawar di wilayah Kabupaten Polewali Mandar. Rabu 01/10/2025.

Penyerahan bantuan yang berlangsung di Desa Bala, Kecamatan Balanipa merupakan bagian dari program peningkatan ekonomi kerakyatan, khususnya di sektor kelautan dan perikanan, yang bersumber dari Anggaran DAU tahun anggaran 2025.

Bantuan untuk Nelayan dan Pembudidaya yang diserahkan langsung oleh Bupati Polewali Mandar meliputi dua sektor utama: perikanan tangkap dan perikanan budidaya air tawar.
Untuk sektor perikanan tangkap berupa mesin, rumpon dangkal, gillnet dan perahu lepa-lepa. Sementara itu, untuk sektor perikanan budidaya air tawar, bantuan berupa bibit ikan nila dan ikan lele.

Peningkatan Produksi dan Kesejahteraan nelayan, Bupati Polewali mandar Bapak H. Samsul Mahmud, dalam sambutannya menekankan pentingnya pemanfaatan bantuan ini secara optimal. “Bantuan ini adalah wujud nyata komitmen pemerintah daerah untuk mensejahterakan para nelayan dan pembudidaya,” ujar Bupati Samsul.

Ia berharap, dengan adanya alat tangkap baru yang lebih efisien dan ramah lingkungan, serta bibit ikan unggul, produktivitas perikanan di Polewali Mandar dapat meningkat signifikan.

“Kami minta para penerima bantuan dapat menggunakan dan merawat sarana ini dengan baik. Mesin kapal, Perahu lepa lepa, Rumpon Dangkal dan Gillnet baru harus meningkatkan hasil tangkapan, dan bibit ikan ini harus menjadi awal dari kolam-kolam produktif yang menambah penghasilan keluarga,” tambahnya.

Kepala DKP Kabupaten Polewali Mandar, Bapak H. Ahmad Killang, S.Pd, M.MA
Salah satu perwakilan penerima bantuan, Bapak Hasbi menyampaikan rasa terima kasihnya. “Kami sangat bersyukur atas bantuan mesin. Alat kami yang lama sudah tidak layak pakai. Dengan yang baru, kami optimis hasil tangkapan akan meningkat dan beban biaya perbaikan alat bisa dialihkan untuk kebutuhan keluarga,” tutur Bapak Hasbi.

Diharapkan, program ini dapat mendorong pertumbuhan sektor perikanan Polewali Mandar menjaga ketahanan pangan daerah, dan secara langsung meningkatkan taraf hidup para pelaku usaha perikanan di sana.(bdt)

Screenshot 20260131 143325 Gallery
Berita

Aktivis Jaringan Oposisi Loyal (JOL) memastikan akan menempuh jalur hukum atas dugaan pelecehan seksual terhadap anak yang terjadi di Sekolah Rakyat Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Langkah ini diambil menyusul beredarnya surat kesepakatan damai antara pihak korban dan terduga pelaku yang dinilai bertentangan dengan hukum dan mencederai prinsip perlindungan anak.