Berita

Rapat Paripurna HUT Polman ke 66, Bupati Paparkan Capaian ASSAMI Selama 10 Bulan Memimpin

×

Rapat Paripurna HUT Polman ke 66, Bupati Paparkan Capaian ASSAMI Selama 10 Bulan Memimpin

Sebarkan artikel ini
Screenshot 20251229 203957 Gallery

POLMAN, POJOK RAKYAT — Rapat Paripurna Hari Jadi Kabupaten Polewali Mandar (Polman) ke 66 Tahun, Bupati Polman H. Samsul Mahmud paparkan capaian selama 10 bulan memimpin Polman. Senin 29/12/2025.

Rapat paripurna 66 Tahun Polman ini diselenggarakan di gedung gadis Polman, dipimpin oleh Ketua DPRD Polman Fahri Fadly, didampingi Wakil Ketua I Imam Singkarru, wakil ketua II Amiruddin. Di hadiri oleh Wakil Gubernur Sulbar Mayjen Salim S Mengga, Bupati Polman H. Samsul Mahmud, Wabup Polman Hj. Andi Nursami Masdar, Anggota DPRD Polman, Forkopimda, Para Kepala OPD serta seluruh undangan.

Peringatan Hari Jadi ke-66 dengan tema semangat sinergi dan transformasi menuju daerah yang sehat, cerdas, dan maju.

Bupati Polman H. Samsul Mahmud, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi setinggi-tingginya kepada para tokoh pejuang pembentuk kabupaten. Ia menegaskan bahwa semangat juang para pendahulu harus menjadi fondasi bagi generasi saat ini untuk membangun Polman melalui kerja keras dan inovasi.

Capaian Indikator Makro yang Signifikan
Tepat 10 bulan masa pemerintahan pasangan “ASSAMI”, Bupati memaparkan sejumlah keberhasilan krusial di tahun 2025 :

• Peningkatan IPM : Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Polman melonjak dari 69,88 (kategori sedang) menjadi 70,71, yang kini menempatkan Polman dalam kategori Tinggi.
• Penurunan Kemiskinan : Angka kemiskinan turun drastis dari 15,66% di tahun 2024 menjadi 14,02% di tahun 2025. Capaian ini menjadikan Polman sebagai kabupaten dengan penurunan kemiskinan paling signifikan di Sulawesi Barat.
• Kesehatan & Usia Harapan Hidup : Usia Harapan Hidup meningkat menjadi 71,46 tahun, didukung dengan peningkatan fasilitas RSUD Hj. Andi Depu yang kini menjadi RS jejaring nasional untuk penyakit prioritas (Kanker, Jantung, Stroke, Uronefrologi).

H. Samsul Mahmud juga mengklaim keberhasilan dalam menyehatkan postur APBD. Dari utang daerah yang mencapai Rp117 miliar pada akhir 2024, Pemerintah Kabupaten berhasil menyelesaikannya secara bertahap hingga tersisa Rp29 miliar di akhir 2025.

“Polman kini berada di Zona Hijau dengan realisasi belanja urutan ke-14 nasional tingkat kabupaten, dan urutan pertama di Sulawesi Barat,” terang H. Samsul Mahmud.

Di sektor lingkungan, Polman melakukan terobosan dengan pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) berkapasitas incinerator 20 ton per hari guna mewujudkan Polman yang bersih dan berkelanjutan.

Mendukung Program Strategis Nasional
Sebagai bentuk sinergi dengan Pemerintah Pusat, Polman telah mengoperasikan 30 Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang melayani puluhan ribu siswa dan menyerap 1.500 tenaga kerja lokal. Selain itu, program Sekolah Rakyat dan Koperasi Merah Putih telah mulai berjalan untuk memperkuat ekonomi kerakyatan dari desa.

Menutup sambutannya, Bupati yang akrab disapa Haji Assul ini mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan HUT ke-66 sebagai momentum persatuan.

“Polewali Mandar Dzitia, Rannu Mannanungan. Malakka Sungaa, Ma’arira Pakkappung,” ucapnya dalam bahasa Mandar, yang berarti Polewali Mandar adalah harapan selamanya, semoga panjang umur dan senantiasa mengurusi rakyatnya.(bdt)

IMG 20260105 WA0017
Berita

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Polewali Mandar melaksanakan patroli rutin di wilayah Kecamatan Polewali sebagai upaya menjaga ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat. Senin, 05 Januari 2026.

IMG 20260105 WA0011
Berita

Rapat Turun Sawah Musim Tanam Rendengan Tahun 2026 dilaksanakan pada Sabtu, 4 Januari 2026, bertempat di Desa Ugi Baru, Kecamatan Mapilli. Kegiatan ini dirangkaikan dengan Syukuran “Mappalili”, sebagai bentuk pelestarian tradisi sekaligus doa bersama untuk kelancaran musim tanam.

IMG 20260101 WA0010
Berita

Dalam waktu singkat, yakni sekitar 300 hari (Februari-Desember 2025), duet kepemimpinan ASSAMI telah menunjukkan progresivitas yang nyata. Bukan sekadar janji kampanye, indikator makro ekonomi dan sosial menunjukkan tren positif yang signifikan.