POLMAN, POJOKRAKYAT – Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar memperingati peristiwa agung Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Masjid Pancasila Lantora, Kecamatan Polewali. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Polewali Mandar yang diwakili oleh Staf Ahli Bupati, DR. Aco Musaddad HM, menekankan pentingnya transformasi peran masjid di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi.
Dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh DR. Aco Musaddad HM, Bupati menyampaikan bahwa Isra’ Mi’raj bukan sekadar peringatan ritual tahunan, melainkan momentum untuk melakukan akselerasi dan konektivitas dalam berbagai lini kehidupan, termasuk ekonomi.
”Peristiwa Isra’ Mi’raj mengajarkan kita tentang percepatan menembus batas ruang dan waktu. Di era digital ini, kita dituntut mampu menembus batas-batas ekonomi melalui teknologi dengan tetap berlandaskan pada nilai spiritualitas yang kokoh,” ujar DR. Aco Musaddad saat membacakan sambutan Bupati, Sabtu 17 Januari.
Masjid Sebagai Solusi Kesejahteraan
Peringatan tahun ini mengusung tema “Aktualisasi Isra’ Mi’raj di Era Digital dengan Memanfaatkan Masjid sebagai Pusat Kebangkitan Ekonomi Umat Islam.” Sejalan dengan tema tersebut, Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar mengajak seluruh pengurus masjid dan jamaah untuk tidak hanya menjadikan masjid sebagai tempat ibadah ritual, tetapi juga sebagai pusat peradaban dan pemberdayaan ekonomi.
Ada tiga poin utama yang ditekankan oleh Bupati dalam mewujudkan kemandirian ekonomi umat:
Literasi Digital: Mendorong transparansi pengelolaan dana Ziswaf (Zakat, Infaq, Sedekah, dan Wakaf) melalui platform digital.
Pemberdayaan UMKM: Memanfaatkan aset masjid sebagai inkubator bisnis warga dengan sistem ekonomi syariah.
Koneksi Komunitas: Membangun jejaring pasar antarjamaah untuk memastikan perputaran ekonomi lokal tetap berada di lingkungan umat.
Harapan untuk Masjid Pancasila Lantora
Di akhir sambutannya, Bupati melalui DR. Aco Musaddad menaruh harapan besar agar Masjid Pancasila Lantora dapat menjadi pelopor bagi masjid-masjid lainnya di Polewali Mandar dalam mewujudkan kemandirian ekonomi.
”Semoga hikmah Isra’ Mi’raj senantiasa menyertai langkah kita dalam membangun Polewali Mandar yang lebih maju, religius, dan sejahtera,” tutupnya di hadapan para pimpinan perangkat daerah, unsur Muspika, tokoh agama, dan tokoh masyarakat yang hadir.
Acara yang berlangsung dengan khidmat ini ditutup dengan doa bersama untuk kemajuan dan keberkahan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Polewali Mandar.(*)













