KesehatanUncategorized

Sulfa Aulia, Tak Masuk Sekolah Demi Merawat Ibu

×

Sulfa Aulia, Tak Masuk Sekolah Demi Merawat Ibu

Sebarkan artikel ini
IMG 20231113 WA0014
Sulfa Aulia, Bocah 11 Tahun merawat ibunya yang sedang sakit.

POLEWALI,POJOKRAKYAT — Rawat Ibunya yang sedang sakit Sulfa Aulia (11) terpaksa harus merelakan masa bermain bersama teman sebaya dan tidak lagi bersekolah karena harus merawat ibunya yang lumpuh.

Berdasarkan informasi yang dihimpun sudah dua bulan terakhir Zulfa tidak lagi ke sekolah karena ia harus mengurusi ibunya yang sedang terbaring sakit. Selain harus merawat ibunya yang terbaring sakit, Sulfa juga bertugas memasak, beres-beres rumah, mencuci dan membersihkan Ibunya yang lumpuh.

Screenshot 20260320 193040 Canva

Beban rumah tangga ini harus dipikul oleh Sulfa di usianya yang masih terbilang kanak-kanak, Ia harus memikul beban sebagai kepala Keluarga karena tidak punya saudara dan Sulfa hanya memiliki ibunya seorang karena bapaknya sudah lama meninggal dunia.

Sulfa selama ini hanya tinggal berdua dengan Ibunya di Dusun Panggalo Desa Katumbangan Kecamatan Campalagian Kabupaten Polman. Rumahnya berada dibelakang SDN 093 Panggalo, dirumah tersebut Sulfa merawat ibunya sembari menjalakan usaha warung jual-jualan kecil seperti telur dan beberapa bungkus kopi saja.

Anggota Komunitas Sibaliparriq Hartini yang dikonfirmasi, ia mengungkapkan bahwa Sulfa saat ini tercatat sebagai salah satu siswa di Sekolah Dasar Negeri 093 Panggalo. Sulfa dikenal sebagai anak yang rajin di sekolah namun semenjak ibunya terbaring sakit ia sudah sering absen kesekolah.

“Anak ini anak yang rajin belakangan baru kadang tidak datang satu Minggu baru dua minggu bahkan hampir sebulan tidak datang sehingga kami selaku guru menanyakan hal itu keteman kelasnya kenapa Sulfa Aulia tidak datang,” terang Hartini.

Lanjutnya, ternyata kata temannya ibunya Sulfa sedang sakit dan Sulfa ini merawat ibunya yang tengah sakit mulai dari member makan, membersihkan ibunya saat buang kotoran dan memandikan ibunya.

“Anak ini menjadi tidak bisa kemana-mana karena harus merawat ibunya,mulai dari mengurus rumah, memasak dan memijat ibunya semua dilakukan anak ini sendiri,” tutur Hartini.

Ia juga mengungkapkan, ibu Sulfa ini sudah lama terbaring sakit dan saat ini sekolah memberikan kebijakan Sulfa belajar di rumah saja sembari menjaga ibunya yang sedang sakit.

Hartini mengatakan, Bapaknya Sulfa ini sudah lama meninggal dunia dan ibunya Sulfa ini juga mengalami cacat fisik ibunya dikenal dengan nama Uni.(bdt

IMG 20260309 WA0026
Kesehatan

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, menegaskan bahwa kemudahan layanan JKN harus tetap dirasakan oleh masyarakat kapan pun dan dapat diakses di seluruh Indonesia, termasuk saat momentum
mudik Lebaran yang menjadi tradisi tahunan masyarakat Indonesia. Untuk memastikan masyarakat tetap dapat mengakses layanan administrasi secara tatap muka, BPJS Kesehatan membuka layanan di kantor
cabang pada tanggal 18, 20, 23, dan 24 Maret 2026 mulai pukul 08.00 hingga 13.30 waktu setempat.

IMG 20251111 WA0007
Kesehatan

POJOKRAKYAT — Tim Kredensialing BPJS Kesehatan Cabang Polewali melakukan kunjungan di RSUD Hajjah Andi Depu untuk Re-kredensialing kerjasama tahun 2026 & Kredensialing Layanan Dialisis pada Senin (10/11). Kegiatan ini berlangsung di Aula Lt.2 Kantor Manajemen dan dibuka oleh Direktur RSUD Hajjah Andi Depu, dr. Anita, MARS yang memaparkan profil rumah sakit.

IMG 20251031 WA0022
Kesehatan

POJOKRAKYAT Tim Kantor Pelayanan Pajak Pratama (KPPN) Majene melakukan pendampingan aktivasi NIK pada Aplikasi Coretax di RSUD Hajjah Andi Depu. Kegiatan ini merupakan tindaklanjut koordinasi dari Manajemen RSUD Hajjah Andi Depu untuk dilakukan pendampingan langsung kepada seluruh ASN Lingkup Rumah Sakit dengan tujuan untuk mempersiapkan pelaporan SPT Tahun 2025, Kamis (30/10).