Berita

Kanim Polewali Gelar Upacara Tabur Bunga di TMP Rea Timur

×

Kanim Polewali Gelar Upacara Tabur Bunga di TMP Rea Timur

Sebarkan artikel ini
Screenshot 20250309 140501 Chrome
Kepala Kantor Imigrasi Polewali menabur bunga saat siarah makam pahlawan di TMP Rea Timur.

POLMAN, POJOK RAKYAT — Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sulawesi Barat melalui Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Polewali Mandar menggelar upacara tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Rea Timur Polewali Mandar, Kamis (23/01/2025).

Upacara ini merupakan salah satu rangkaian acara peringatan Hari Bhakti Imigrasi ke-75 yang diperingati setiap tanggal 26 Januari.

Acara yang berlangsung khidmat tersebut diikuti oleh jajaran pegawai dari Kantor Imigrasi Polewali Mandar, Balai Pemasyarakatan Polewali, serta Lembaga Pemasyarakatan Polewali.

Kegiatan diawali dengan pemberian penghormatan kepada para pahlawan yang telah berjasa bagi bangsa.

Prosesi selanjutnya berupa peletakan karangan bunga di tugu Taman Makam Pahlawan dilanjutkan ziarah dan tabur bunga.

Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Sulawesi Barat, Said Noviansyah, dalam kesempatan terpisah menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk penghormatan dan penghargaan kepada jasa-jasa para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan dan kemajuan bangsa.

“Semangat perjuangan para pahlawan harus menjadi inspirasi bagi kami, khususnya insan Imigrasi, untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar salah satu Kakanwil di bawah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Selain sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhakti Imigrasi ke-75, kegiatan ini juga bertujuan untuk menumbuhkan rasa nasionalisme dan solidaritas di antara para pegawai.

Momentum ini diharapkan dapat memperkuat komitmen seluruh jajaran Imigrasi dalam mengemban tugas dan tanggung jawab mereka.

Melalui kegiatan tabur bunga ini, diharapkan nilai-nilai perjuangan para pahlawan dapat terus dihayati dan diwariskan kepada generasi penerus.

Kepala Kantor Imigrasi, Adithia P. Barus menekankan pentingnya meneladani nilai-nilai perjuangan para pahlawan yang telah mendahului kita.

“Kita semua memiliki tanggung jawab untuk melanjutkan semangat perjuangan para pahlawan dengan bekerja keras, tulus, dan penuh integritas. Dengan begitu, kita dapat memberikan sumbangsih kepada bangsa dan negara,” ucap Adithia mengakhiri.(bdt)

Screenshot 20260131 143325 Gallery
Berita

Aktivis Jaringan Oposisi Loyal (JOL) memastikan akan menempuh jalur hukum atas dugaan pelecehan seksual terhadap anak yang terjadi di Sekolah Rakyat Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Langkah ini diambil menyusul beredarnya surat kesepakatan damai antara pihak korban dan terduga pelaku yang dinilai bertentangan dengan hukum dan mencederai prinsip perlindungan anak.