Berita

DPRD Buton Belajar Pertanian ke Polman

×

DPRD Buton Belajar Pertanian ke Polman

Sebarkan artikel ini
Screenshot 20250311 224823 Gallery
Wakil Ketua DPRD Polman Amiruddin didampingi anggota Fraksi Gerindra Hamzah Syamsuddin saat menerima kunjungan kerja Anggota DPRD Buton. Selasa 11 Maret 2025.

POLMAN, POJOKRAKYAT.ID — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Buton Sulawesi Tenggara belajar pertanian ke Kabupaten Polewali Mandar. Selasa 11/03/2025.

Kunjungan DPRD Buton ini di DPRD Polman diterima langsung oleh Wakil Ketua DPRD Polman Amiruddin didampingi anggota Fraksi Gerindra Hamzah Syamsuddin di ruang tamu DPRD Polman.

Perwakilan DPRD Buton menyampaikan, kita di Buton masih sedikit lemah dalam proses perlakuan pemerintah sehingga kita coba untuk konsultasi diskusi terkait pertanian yang melimpah di Polman yang bisa kita adopsi bawa ke Buton.

“Hal ini terkait program swasembada pangan sehingga kita berjunjung ke Polman untuk belajar soal produktivitas padi di Polman,” jelas Perwakilan DPRD Buton Fraksi Gerindra Rahman Puwa.

Lanjutnya, gambaran yang diberikan oleh DPRD Polman kami apresiasi bagaimana Pemerintah Polman bersama legislatifnya luar biasa.

Ia juga menyampaikan, yang datang berkunjung ke Polman ini adalah gabungan komisi dari DPRD Buton.

Sementara itu, Anggota Fraksi Gerindra DPRD Polman Hamzah Syamsuddin menyampaikan, mereka meminta gambaran pertanian kita khususnya produksi gabah di Polman karena lumbung pangan di Sulbar ini adalah Kabupaten Polman.

“Mereka tahu Polman ini banyak mensuplai beras ke daerah lain sehingga kami jelaskan di Polman kerjasama dengan Perpadi, Bulog dan Pemerintah berjalan dengan baik,” jelas Anggota DPRD Polman Hamzah Syamsuddin.

Ia juga menyampaikan, target yang diberikan oleh Presiden untuk tiga juta ton untuk Sulbar dapat dipenuhi oleh hasil pertanian Polman.

“Produktivitas pertanian di Polman pada musim panen saat ini cukup bagus karena rata-rata hasil produksi satu hektar mencapai lima sampai enam ton per hektar.” ujar Ketua Perpadi Polman Hamzah Syamsuddin.(bdt)

Screenshot 20260131 143325 Gallery
Berita

Aktivis Jaringan Oposisi Loyal (JOL) memastikan akan menempuh jalur hukum atas dugaan pelecehan seksual terhadap anak yang terjadi di Sekolah Rakyat Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Langkah ini diambil menyusul beredarnya surat kesepakatan damai antara pihak korban dan terduga pelaku yang dinilai bertentangan dengan hukum dan mencederai prinsip perlindungan anak.