Berita

Pemkab Polman Ajak Semua Elemen Entaskan ATS

Pojoknews
×

Pemkab Polman Ajak Semua Elemen Entaskan ATS

Sebarkan artikel ini
IMG 20250508 WA0010 scaled
Foto bersama usai acara Rapat Pengembalian ATS.

POLMAN, POJOKRAKYAT — Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Polewali Mandar kumpulkan para Kepala Sekolah mulai dari tingkatan Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang ada di Polman. Kamis 08 Mei 2025.

Kegiatan tersebut berlangsung di ruang pola Kantor Bupati Polman yang dipimpin langsung oleh Bupati Polman H. Samsul Mahmud, didampingi Kepala Disdikbud Polman Andi Rajab Patajangi dan dihadiri para pemangku Pendidikan di Polman seperti PKBM dan lainnya.

H. Samsul Mahmud menyampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk mengajak para Kepala Sekolah untuk berkomitmen terhadap penyelesaian anak tidak sekolah (ATS) di wilayahnya masing-masing.

“Angka ATS kita masih sangat tinggi masih diatas 10 ribu an, ini menjadi tantangan kita semua dan bukan hanya tugas Dinas Pendidikan saja tapi semua stake holder lapisan masyarakat untuk ikut mengatasi masalah ATK ini,” terang H. Samsul Mahmud.

Lanjutnya, yang menjadi penyebab tingginya ATS yakni faktor ekonomi, akses pendidikan masyarakat.

Ia berharap anak-anak yang putus sekolah dapat mengenyam pendidikan kembali di Sekolah Rakyat yang akan dibuka dalam waktu dekat ini.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Polman Andi Rajab menambahkan bahwa rata-rata yang putus sekolah adalah usia anak SMP ke SMA.(bdt)

IMG 20260618 WA0004
Berita

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Polewali Mandar(Polman) menyerahkan Surat Keterangan Keberadaan( SKK )kepada Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Ikatan Jurnalis Sulawesi Barat(IJS) Kabupaten Polman. Penyerahan dilaksanakan di Sekretariat IJS Polman,jalan durian, Kelurahan Polewali, Kecamatan Polewali pada hari Kamis, 18 Juni 2026.

Screenshot 20260602 185432 Gallery
Berita

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Polewali Mandar (Polman) mendorong pembentukan forum rembuk desa di seluruh desa sebagai upaya memperbaiki dan memutakhirkan data kemiskinan. Langkah tersebut dinilai penting agar penyaluran bantuan sosial tepat sasaran.