Berita

Pasien Diduga Ditolak RS Pratama karena Tak Miliki BPJS, Warga Pertanyakan Komitmen Pelayanan Kesehatan

Pojoknews
×

Pasien Diduga Ditolak RS Pratama karena Tak Miliki BPJS, Warga Pertanyakan Komitmen Pelayanan Kesehatan

Sebarkan artikel ini
Screenshot 20250629 153820 Google

POLEWALI, POJOKRAKYAT – Seorang warga Polewali Mandar mengungkapkan kekecewaannya terhadap pelayanan salah satu rumah sakit pratama di daerah tersebut yang diduga menolak pasien lantaran tidak membawa kartu BPJS. Ungkapan itu disampaikan melalui media sosial dan langsung menyita perhatian publik. Minggu 29/06/2025.

Dalam unggahan tersebut, warga menyebut bahwa pasien yang dalam kondisi darurat tidak mendapatkan pertolongan pertama karena tidak membawa kartu BPJS. Padahal pihak keluarga sudah siap memberikan KTP sebagai jaminan sementara sembari mengurus kelengkapan berkas lainnya.
“Bukankah rumah sakit punya kewajiban untuk menolong pasien terlebih dahulu, baru kemudian mengurus berkas? Kami sudah sampaikan bahwa ada keluarga yang akan mengurus BPJS-nya, bahkan kami siap bayar kalau memang harus, tapi yang utama nyawa lebih penting daripada selembar kertas,” tulis warga tersebut.

Lebih lanjut, ia mengaku kecewa karena sebelumnya sudah merasa bangga dengan kebijakan Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar yang menyebutkan bahwa pasien tetap dapat dilayani di fasilitas kesehatan hanya dengan menggunakan KTP.

Namun kenyataannya berbeda. Karena tak dilayani di RS Pratama, pasien akhirnya dibawa ke puskesmas terdekat.

“Padahal rumah sakit lebih lengkap fasilitas dan dokternya daripada puskesmas. Kalau pasien kenapa-kenapa di jalan karena ditolak, siapa yang bertanggung jawab?” tambahnya.

Ia berharap Bupati Polewali Mandar, H. Samsul Mahmud, menindaklanjuti persoalan ini agar pelayanan di rumah sakit maupun puskesmas bisa lebih manusiawi dan tidak kaku dalam menerapkan prosedur administrasi, khususnya dalam kondisi darurat.

“Saya minta maaf harus tag langsung Pak Bupati, tapi saya tidak ingin melihat kasus seperti ini terulang lagi. Mohon perhatian serius untuk RS dan puskesmas di Polewali Mandar,” tutupnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak RS Pratama maupun Dinas Kesehatan Kabupaten Polewali Mandar terkait insiden tersebut.

Screenshot 20260602 185432 Gallery
Berita

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Polewali Mandar (Polman) mendorong pembentukan forum rembuk desa di seluruh desa sebagai upaya memperbaiki dan memutakhirkan data kemiskinan. Langkah tersebut dinilai penting agar penyaluran bantuan sosial tepat sasaran.

Screenshot 20260602 220559 Chrome
Berita

POLEWALI MANDAR — Ketua DPRD Polewali Mandar, Fahry Fadly, menghadiri sekaligus membuka kompetisi sepak bola usia dini kategori U-10 dan U-12 dalam rangka Pra Piala Presiden di Lapangan Sport Center HSM Mapilli, Kecamatan Luyo, Minggu (31/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan sepak bola usia dini sekaligus wadah menumbuhkan karakter generasi muda melalui olahraga.

Dalam sambutannya, Fahry menegaskan bahwa turnamen usia dini memiliki peran penting dalam membentuk disiplin, sportivitas, hingga mental juara bagi anak-anak.

“Kegiatan seperti ini memiliki nilai yang sangat penting, bukan hanya sebagai ajang kompetisi olahraga, tetapi juga sebagai sarana pembinaan karakter, disiplin, sportivitas, kerja sama tim, dan mental juara bagi generasi muda,” ujar Fahry.

Menurutnya, pembinaan yang dilakukan sejak dini akan membuka peluang lahirnya atlet-atlet berbakat yang nantinya mampu membawa nama daerah ke tingkat lebih tinggi.

Ketua DPRD Polman, Fahry Fadly memberikan sambutan pada pembukaan kompetisi Pra Piala Presiden U-10 dan U-12

“Dari lapangan inilah kita berharap lahir bibit-bibit pesepak bola berbakat yang kelak dapat mengharumkan nama Polewali Mandar, Sulawesi Barat, bahkan Indonesia,” katanya.

Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar menjadikan kompetisi sebagai sarana belajar dan membangun mental positif, bukan hanya mengejar kemenangan semata.

“Kepada seluruh peserta, saya berpesan agar bertanding dengan semangat, menjunjung tinggi sportivitas, menghormati wasit, pelatih, dan sesama pemain. Menang atau kalah adalah hal biasa dalam pertandingan, tetapi karakter yang baik dan semangat pantang menyerah adalah kemenangan yang sesungguhnya,” lanjutnya.

Fahry menegaskan, DPRD Polewali Mandar mendukung pembinaan olahraga usia dini sebagai bagian dari investasi pembangunan sumber daya manusia unggul di daerah.

“DPRD Kabupaten Polewali Mandar mendukung upaya pembinaan olahraga usia dini sebagai bagian dari investasi pembangunan sumber daya manusia yang unggul. Semoga kegiatan ini dapat berlangsung dengan lancar, aman, dan menghasilkan atlet-atlet muda yang berprestasi,” tutupnya.