Berita

Ketua IKA PMII UIM Serukan Kader Tetap Tenang, Kritis, dan Bermartabat di Tengah Gejolak Isu Nasional

Pojoknews
×

Ketua IKA PMII UIM Serukan Kader Tetap Tenang, Kritis, dan Bermartabat di Tengah Gejolak Isu Nasional

Sebarkan artikel ini
IMG 20250419 WA0002
Ketua IKA PMI UIM Sulsel Muh Yunus memberikan sambutan usai dilantik beberapawaktu lalu.

MAKASSAR, POJOKRAKYAT.ID — Ketua Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Universitas Islam Makassar (IKA PMII UIM), **Muhammad Yunus, SP, MP**, mengimbau seluruh kader dan alumni PMII untuk tetap menjaga kejernihan sikap di tengah derasnya isu-isu nasional yang memanas belakangan ini.

“Banyak informasi simpang siur di media sosial yang sengaja digoreng untuk memecah belah bangsa. Kader pergerakan dituntut untuk tetap tenang, rasional, dan melakukan *tabayyun* sebelum mengambil sikap,” tegas Yunus, Sabtu (31/8/2025).

Ia mengingatkan agar PMII tidak mudah terprovokasi oleh narasi-narasi yang berpotensi merusak persatuan dan menodai marwah organisasi.

Meski begitu, Yunus menegaskan bahwa kader PMII harus tetap **kritis** terhadap berbagai persoalan kebangsaan. Menurutnya, sah-sah saja jika kader menyuarakan aspirasi, bahkan turun ke jalan menyampaikan protes terkait peristiwa-peristiwa yang mencederai keadilan publik.

“Mulai dari kasus sopir ojol yang dilindas polisi, isu pembubaran DPR, hingga kebijakan kenaikan pajak yang memberatkan rakyat—silakan kader bersikap. Tapi lakukan dengan cara elegan,tanpa anarkis, dan tetap menjaga etika pergerakan,” ujarnya.

.

Yunus menutup imbauannya dengan pesan moral agar kader PMII menunjukkan perannya sebagai garda etika bangsa.

“Mari kita tunjukkan bahwa kader PMII adalah garda moral yang menyuarakan kebenaran dengan cara **bermartabat**.”(*)

Screenshot 20260507 203940 Gallery
Berita

Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Polewali Mandar (Polman) menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Hj. Andi Depu Polman, Kamis (7/5/2026). Hearing tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas aspirasi masyarakat terkait pengisian jabatan Dewan Pengawas rumah sakit yang dinilai cacat hukum.

IMG 20260430 WA0005
Berita

Lembaga Pemantau Kebijakan Publik Sulawesi Barat (LPKP-Sulbar) mengajukan laporan kepada Mahkamah Partai Gerindra (30/4/2026) terkait dugaan pelanggaran berat kode etik, disiplin, dan integritas yang dilakukan oleh Rahmat Ichwan Bahtiar sebagai pemilik beberapa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), juga sebagai anggota DPRD Sulawesi Barat yang merupakan kader Partai Gerindra.