Berita

Rezki dan Marzon Wakili Sulbar diajang Kreativesoa 2025 Kemenpora

Pojoknews
×

Rezki dan Marzon Wakili Sulbar diajang Kreativesoa 2025 Kemenpora

Sebarkan artikel ini
IMG 20251016 WA0002

POLMAN, POJOKRAKYAT — Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia kembali menggelar Kreativesia 2025 (Pekan Kreativitas Pemuda Indonesia) sebagai wadah ekspresi, kolaborasi, dan inovasi generasi muda Indonesia. Kegiatan ini berlangsung di Kota Palembang, Sumatera Selatan, dan diikuti oleh lebih dari 1.000 peserta dari seluruh provinsi di Indonesia. 14-18 Oktober 2025.

Kreativesia bertujuan memfasilitasi, mempromosikan, serta mendukung inovasi dan kreativitas para pemuda dalam berbagai sektor industri kreatif, mulai dari seni dan budaya (musik, tari, film pendek, desain grafis, fesyen, dan kriya), hingga bidang teknologi dan inovasi digital.

Program ini menjadi salah satu langkah nyata pemerintah dalam mendorong para pemuda untuk berinovasi dan berkreasi menghadapi tantangan masa depan.

Pada edisi tahun ini, Kabupaten Polewali Mandar melalui Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) turut ambil bagian dengan mengirim dua pemuda sebagai perwakilan Provinsi Sulawesi Barat, masing-masing dari bidang Kriya dan Musik (Vokal Solo).

Dari bidang Kriya, tampil Rezki Amaliah, pemudi asal Desa Mombi, Kecamatan Alu, Kabupaten Polewali Mandar. Ia merupakan founder Sekolah Menenun sekaligus perintis UMKM Tenun WANGI (Warisan Anak Negeri) yang aktif melestarikan budaya tenun tradisional Mandar dengan sentuhan inovasi modern.

Sementara dari bidang Musik (Vokal Solo), tampil Marson Wardani, pemuda asal Desa Mammi, Kecamatan Polewali, yang juga merupakan siswa SMKN 1 Polewali. Ia mewakili semangat generasi muda daerah dalam berkarya dan berkompetisi di tingkat nasional.

Partisipasi dua pemuda Polewali Mandar dalam ajang Kreativesia 2025 menjadi bukti nyata bahwa daerah memiliki potensi kreatif luar biasa yang mampu bersaing di panggung nasional, sekaligus memperkuat peran pemuda Sulawesi Barat dalam pembangunan ekonomi kreatif Indonesia.(rls)

Screenshot 20260602 185432 Gallery
Berita

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Polewali Mandar (Polman) mendorong pembentukan forum rembuk desa di seluruh desa sebagai upaya memperbaiki dan memutakhirkan data kemiskinan. Langkah tersebut dinilai penting agar penyaluran bantuan sosial tepat sasaran.

Screenshot 20260602 220559 Chrome
Berita

POLEWALI MANDAR — Ketua DPRD Polewali Mandar, Fahry Fadly, menghadiri sekaligus membuka kompetisi sepak bola usia dini kategori U-10 dan U-12 dalam rangka Pra Piala Presiden di Lapangan Sport Center HSM Mapilli, Kecamatan Luyo, Minggu (31/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan sepak bola usia dini sekaligus wadah menumbuhkan karakter generasi muda melalui olahraga.

Dalam sambutannya, Fahry menegaskan bahwa turnamen usia dini memiliki peran penting dalam membentuk disiplin, sportivitas, hingga mental juara bagi anak-anak.

“Kegiatan seperti ini memiliki nilai yang sangat penting, bukan hanya sebagai ajang kompetisi olahraga, tetapi juga sebagai sarana pembinaan karakter, disiplin, sportivitas, kerja sama tim, dan mental juara bagi generasi muda,” ujar Fahry.

Menurutnya, pembinaan yang dilakukan sejak dini akan membuka peluang lahirnya atlet-atlet berbakat yang nantinya mampu membawa nama daerah ke tingkat lebih tinggi.

Ketua DPRD Polman, Fahry Fadly memberikan sambutan pada pembukaan kompetisi Pra Piala Presiden U-10 dan U-12

“Dari lapangan inilah kita berharap lahir bibit-bibit pesepak bola berbakat yang kelak dapat mengharumkan nama Polewali Mandar, Sulawesi Barat, bahkan Indonesia,” katanya.

Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar menjadikan kompetisi sebagai sarana belajar dan membangun mental positif, bukan hanya mengejar kemenangan semata.

“Kepada seluruh peserta, saya berpesan agar bertanding dengan semangat, menjunjung tinggi sportivitas, menghormati wasit, pelatih, dan sesama pemain. Menang atau kalah adalah hal biasa dalam pertandingan, tetapi karakter yang baik dan semangat pantang menyerah adalah kemenangan yang sesungguhnya,” lanjutnya.

Fahry menegaskan, DPRD Polewali Mandar mendukung pembinaan olahraga usia dini sebagai bagian dari investasi pembangunan sumber daya manusia unggul di daerah.

“DPRD Kabupaten Polewali Mandar mendukung upaya pembinaan olahraga usia dini sebagai bagian dari investasi pembangunan sumber daya manusia yang unggul. Semoga kegiatan ini dapat berlangsung dengan lancar, aman, dan menghasilkan atlet-atlet muda yang berprestasi,” tutupnya.