Berita

Ajbar Dorong Generasi Muda Kritis terhadap Data dan Kebijakan Daerah

×

Ajbar Dorong Generasi Muda Kritis terhadap Data dan Kebijakan Daerah

Sebarkan artikel ini
IMG 20260806 WA0017 scaled
Anggota Komisi IV DPR RI Ajbar saat memberikan sambutan.

MAMUJU, POJOKRAKYAT – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Sulawesi Barat menggelar forum diskusi bulanan bertajuk Sudut PANdang dengan tema “Sulbar dalam Angka: Antara Kenyataan dan Harapan” di Rumah PAN Sulbar, Kamis (6/8/2026). Forum tersebut menyoroti pentingnya literasi data dalam membaca kondisi pembangunan daerah serta mendorong keterlibatan generasi muda dalam mengawal kebijakan publik.

Ketua DPW PAN Sulbar, Ajbar, mengatakan Sudut PANdang dibangun sebagai ruang dialektika yang terbuka bagi seluruh elemen masyarakat untuk menyampaikan pandangan terhadap berbagai persoalan pembangunan berdasarkan data dan fakta.

“Sudut PANdang adalah ruang dialektika. Semua orang berhak menyampaikan sudut pandangnya. Perbedaan cara membaca persoalan daerah justru menjadi kekuatan untuk melahirkan solusi yang lebih baik,” ujar Ajbar.

Menurutnya, pembangunan daerah tidak cukup dinilai dari kebijakan pemerintah semata, tetapi juga harus memperhatikan pandangan masyarakat, akademisi, pelaku usaha, hingga generasi muda.

Ajbar menilai selama ini suara generasi muda belum memperoleh ruang yang memadai dalam proses penyusunan maupun evaluasi kebijakan publik.

“Saya ingin generasi muda tidak hanya menjadi penonton. Mereka harus didengar persepsinya terhadap kebijakan daerah. Mereka memiliki cara pandang yang berbeda dan itu penting bagi masa depan Sulawesi Barat,” katanya.

Dalam diskusi yang dimoderatori Andi Ahmad Fadhil R tersebut, narasumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Barat, Muhammad Said, SST, memaparkan sejumlah indikator pembangunan daerah sekaligus meluruskan persepsi yang berkembang di masyarakat terkait data statistik.

Ia menjelaskan, salah satu indikator yang kerap disalahartikan adalah tingkat pengangguran. Berdasarkan data terbaru BPS, tingkat pengangguran di Sulawesi Barat justru mengalami kenaikan dibandingkan periode sebelumnya.

Muhammad Said juga mengungkapkan adanya fenomena pertumbuhan ekonomi yang tetap positif, namun tidak diikuti dengan peningkatan penyerapan tenaga kerja. Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak selalu berdampak langsung terhadap penurunan angka pengangguran.

Karena itu, ia menilai analisis pembangunan harus dilakukan secara menyeluruh dengan melihat struktur pertumbuhan ekonomi, sektor penyumbang pertumbuhan, serta kualitas lapangan kerja yang tercipta.

Menanggapi hal tersebut, Ajbar menegaskan pentingnya membangun budaya diskusi berbasis data agar masyarakat tidak terburu-buru menarik kesimpulan hanya dari satu indikator.

“Data harus dibaca secara utuh. Ketika ada pertumbuhan ekonomi, kita juga perlu melihat bagaimana dampaknya terhadap pengangguran, kemiskinan, dan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, ruang-ruang diskusi seperti ini perlu terus dibangun,” tutupnya.

Melalui forum Sudut PANdang, DPW PAN Sulawesi Barat berkomitmen menjadikan diskusi publik sebagai agenda rutin untuk menghadirkan dialog yang sehat, berbasis data, dan terbuka terhadap berbagai sudut pandang dalam membahas isu-isu strategis pembangunan daerah.(*)

IMG 20260714 WA0018
Berita

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Polewali Mandar (Polman) meresmikan sekretariat baru yang berlokasi di Btn Villamas Cendrawasih Kelurahan Takatidung Kecamatan Polewali. Senin (13/7/26).