POLMAN, POJOKRAKYAT – Ketua DPRD Polewali Mandar Fahri Fadly didamling anggota Komisi I, II dan IV terjun langsung ke atasi tumpukan sampah di Pasar Wonomulyo yang dikeluhkan pedagang dan masyarakat, Rabu (7/1/2026).
Dalam kunjungan tersebut, DPRD Polman mengerahkan alat berat untuk mempercepat proses pengangkutan sampah yang menggunung di area pasar. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk respons cepat atas kondisi lingkungan pasar yang dinilai sudah mengganggu aktivitas jual beli dan kebersihan.
Ketua DPRD Polman Fahry Fadly menyampaikan bahwa penanganan sampah di Pasar Wonomulyo tidak bisa hanya bersifat sementara. Menurutnya, diperlukan langkah berkelanjutan, mulai dari penambahan fasilitas kontainer sampah, pengangkutan rutin setiap hari, hingga penataan titik pembuangan agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat.
“Ini bukan sekadar pembersihan, tetapi bagian dari upaya memperbaiki sistem pengelolaan sampah di pasar. Kami minta dinas terkait dan pemerintah kecamatan lebih proaktif,” ujarnya.
Selain pengerahan alat berat, DPRD juga mendorong Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) bersama pihak kecamatan untuk memperketat pengawasan serta melakukan sosialisasi kepada pedagang dan warga sekitar agar membuang sampah pada tempat yang telah disediakan.
Dalam waktu dekat ini, Fahry menegaskan akan memanggil DLHK, Dinas Perindag dan Satpol PP serta pemerintah kecamatan untuk membahas secara khusus solusi jangka pendek dan jangka panjang dalam penanganan sampah di Pasar Wonomulyo.
Langkah turun langsung ke lapangan ini diharapkan dapat mempercepat penanganan sampah sekaligus mendorong terciptanya lingkungan pasar yang bersih, sehat, dan nyaman bagi pedagang maupun pengunjung.
Ditempat yang sama, Camat Wonomulyo Samiaji mengapresiasi hadirnya Ketua DPRD Polman bersama anggota lainnya. Menurutnya, ini menjadi salah satu motivasi bahwa persoalan sampah merupakan masalah kita bersama untuk sama-sama mengatasi.
Samiaji membeberkan bahwa sampah yang menumpuk dipasar ini kebanyakan sampah dari luar atau masyarakat, kalau sampah pedagang itu tidak seberapa saja.(bdt)















