Berita

Polres Polman Tangani Kasus Pelecehan Anak di Bawah Umur di Sekolah Rakyat

Pojoknews
×

Polres Polman Tangani Kasus Pelecehan Anak di Bawah Umur di Sekolah Rakyat

Sebarkan artikel ini
IMG 20260207 WA0006

POLMAN,POJOKRAKYAT – Kepolisian Resor (Polres) Polewali Mandar tengah menangani kasus dugaan pelecehan terhadap anak di bawah umur yang terjadi di salah satu Sekolah Rakyat di Kabupaten Polewali Mandar (Polman). Sabtu (07/03/26)

Kasus ini mendapat perhatian serius dari aparat penegak hukum mengingat korbannya merupakan anak yang masih berstatus pelajar di Sekolah Rakyat yang di duga melibatkan salah seorang Guru di sekolah tersebut.

Kasat Reskrim Polres Polman AKP BUDI ADI, S.H.,S.Sos., M.H. melalui Kaurbin Ops Reskrim Polres Polman IPTU Iwan Rusmana membenarkan adanya laporan tersebut yang di Laporkan Pada hari Jumat 06 Februari 2026 dan menyatakan bahwa proses penyelidikan sedang berlangsung.

Pihak kepolisian akan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, termasuk korban, pihak sekolah, serta orang-orang yang diduga mengetahui kejadian tersebut.

“Penanganan kasus ini kami lakukan secara profesional dan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku, dengan mengedepankan perlindungan hak-hak korban,” ujar Kasat Reskrim Polres Polman.

Saat ini, polisi juga berkoordinasi dengan instansi terkait seperti Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) guna memastikan korban mendapatkan pendampingan psikologis serta perlindungan hukum. Identitas korban sengaja dirahasiakan untuk menjaga privasi dan kondisi mental anak.

Polres Polman menegaskan komitmennya untuk menuntaskan kasus ini secara transparan dan memberikan sanksi tegas apabila terbukti adanya tindak pidana pelecehan terhadap anak di bawah umur.(bdt)

Screenshot 20260602 185432 Gallery
Berita

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Polewali Mandar (Polman) mendorong pembentukan forum rembuk desa di seluruh desa sebagai upaya memperbaiki dan memutakhirkan data kemiskinan. Langkah tersebut dinilai penting agar penyaluran bantuan sosial tepat sasaran.

Screenshot 20260602 220559 Chrome
Berita

POLEWALI MANDAR — Ketua DPRD Polewali Mandar, Fahry Fadly, menghadiri sekaligus membuka kompetisi sepak bola usia dini kategori U-10 dan U-12 dalam rangka Pra Piala Presiden di Lapangan Sport Center HSM Mapilli, Kecamatan Luyo, Minggu (31/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan sepak bola usia dini sekaligus wadah menumbuhkan karakter generasi muda melalui olahraga.

Dalam sambutannya, Fahry menegaskan bahwa turnamen usia dini memiliki peran penting dalam membentuk disiplin, sportivitas, hingga mental juara bagi anak-anak.

“Kegiatan seperti ini memiliki nilai yang sangat penting, bukan hanya sebagai ajang kompetisi olahraga, tetapi juga sebagai sarana pembinaan karakter, disiplin, sportivitas, kerja sama tim, dan mental juara bagi generasi muda,” ujar Fahry.

Menurutnya, pembinaan yang dilakukan sejak dini akan membuka peluang lahirnya atlet-atlet berbakat yang nantinya mampu membawa nama daerah ke tingkat lebih tinggi.

Ketua DPRD Polman, Fahry Fadly memberikan sambutan pada pembukaan kompetisi Pra Piala Presiden U-10 dan U-12

“Dari lapangan inilah kita berharap lahir bibit-bibit pesepak bola berbakat yang kelak dapat mengharumkan nama Polewali Mandar, Sulawesi Barat, bahkan Indonesia,” katanya.

Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar menjadikan kompetisi sebagai sarana belajar dan membangun mental positif, bukan hanya mengejar kemenangan semata.

“Kepada seluruh peserta, saya berpesan agar bertanding dengan semangat, menjunjung tinggi sportivitas, menghormati wasit, pelatih, dan sesama pemain. Menang atau kalah adalah hal biasa dalam pertandingan, tetapi karakter yang baik dan semangat pantang menyerah adalah kemenangan yang sesungguhnya,” lanjutnya.

Fahry menegaskan, DPRD Polewali Mandar mendukung pembinaan olahraga usia dini sebagai bagian dari investasi pembangunan sumber daya manusia unggul di daerah.

“DPRD Kabupaten Polewali Mandar mendukung upaya pembinaan olahraga usia dini sebagai bagian dari investasi pembangunan sumber daya manusia yang unggul. Semoga kegiatan ini dapat berlangsung dengan lancar, aman, dan menghasilkan atlet-atlet muda yang berprestasi,” tutupnya.