Berita

Perjuangan Seorang Ibu di Bulubawang Rawat Anak Yang Tiga Tahun Digerogoti Penyakit

Pojoknews
×

Perjuangan Seorang Ibu di Bulubawang Rawat Anak Yang Tiga Tahun Digerogoti Penyakit

Sebarkan artikel ini
Screenshot 20260416 121610 Gallery
Kondisi Muh Zulkifli (21) yang terbaring sakit ditumahnya di Bulubawang.

POLMAN, POJOKRAKYAT — Perjuangan Salbia (52) warga Bulubawang Desa Patampanua Kecamatan Matakali Kabupaten Polewali Mandar (Polman) yang berjuang merawat anaknya Muh Zulkifli (21) yang terbaring sakit parah akibat penyakit yang menggerogoti sekujur tubuhnya. Kamis 16 April 2026.

Salbia merupakan tulangpunggung bagi anaknya tersebut, Salbia memiliki 12 orang anak yang sebagian sudah berumah tangga. Saat ini Salbia merawat anaknya Zulkifli dirumah milik anak tertuanya, dengan sabar Salbia setiap hari mengganti popok anaknya dan memberi obat bagi anak ke delapannya tersebut.

Selain merawat anaknya yang sakit sejak tiga tahun terakhir, Salbia juga merupakan tulangpunggung bagi anaknya. Setiap hari ia membagi waktunya merawat anaknya dan mencari buah kelapa jatuh di sekitar rumahnya. Kondisi ini harus dijalani Salbia agar sumbu kompor bisa tetap menyala belum lagi anaknya harus setiap saat minum obat yang telah diresepkan dokter.

Salbia yang ditemui di rumahnya di Bulubawang saat tengah merawat anaknya, ia menuturkan bahwa anaknya sudah tiga tahun menderita penyakit kulit bahkan sudah bolak balik masuk rumah sakit akan tetapi penyakit anaknya selalu kambuh saat dirawat dirumah.

“Sudah sering masuk rumah sakit bahkan sudah pernah dirawat di Makassar, hanya memang hanya 15 hari dirawat dirumah sakit dokter sudah membolehkan pulang dan setelah dirawat dirumah penyakitnya kambuh lagi,” jelas Salbia.

Ia juga mengungkapkan jika ia terpaksa hanya meminta resep dokter lalu membeli sendiri obatnya di apotik terdekat karena kondisi anaknya tidak memungkinkan untuk mengikuti program rawat jalan.

“Sebenarnya disarankan untuk rawat jalan, tapi di rumah sakit tidak mau memberikan obat kalau pasien tidak dibawa sementara anak saya tidak bisa duduk.” tutur Salbia.

Kondisi tubuh Zulkifli memang sangat memprihatinkan, disekujur tubuhnya yang sudah kurus dipenuhi luka bernanah, tak ada sehelai kain pun yang menutupi bagian tubuhnya kecuali pampres yang ia bisa kenakan sebagai celana.

Prihatin dengan kondisi tersebut Penyuluh Agama Islam Muh Yusuf yang mengetahui kondisi anak Salbia, ia langsung tergerak memberikan bantuan berupa beras dan kebutuhan lainnya untuk membantu meringankan beban Salbia sebagai ibu tunggal yang merawat anaknya.

Tak lupa Muh Yusuf juga memberikbdtan uang sebagai pegangan ibu Salbia agar dapat membeli obat untuk anaknya yang sedang terbaring sakit. Yusuf juga mengatakan masih akan terus memantau kondisi Zulkifli dan akan terus memberikan bantuan untuk bertahan hidup. (bdt)

Screenshot 20260414 132509 Chrome
Berita

Kasus gigitan anjing di Kabupaten Polewali Mandar (Polman) menjadi perhatian serius pemerintah. Dinas Perkebunan, Pertanian, dan Peternakan (Disbuntarnak) bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) turun langsung ke lapangan untuk memantau lokasi yang diduga menjadi sumber penyebaran. Selasa 14 April 2026.