POLMAN, POJOKRAKYAT – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Polewali Mandar (Polman) mendorong pembentukan forum rembuk desa di seluruh desa sebagai upaya memperbaiki dan memutakhirkan data kemiskinan. Langkah tersebut dinilai penting agar penyaluran bantuan sosial tepat sasaran.
Ketua DPRD Polman, Fahri Fadly, mengatakan evaluasi dan perbaikan data desil harus dilakukan hingga tingkat desa karena masih ditemukan warga yang layak menerima bantuan namun belum terakomodasi dalam data penerima.
“Masih banyak masyarakat yang seharusnya masuk kategori Desil I dan berhak menerima bantuan, tetapi justru tidak mendapatkan bantuan. Kondisi ini perlu menjadi perhatian dan dievaluasi oleh pemerintah desa,” ujar Fahri, Selasa (2/6/2026).
Menurutnya, pemerintah desa memiliki peran strategis dalam memastikan validitas data masyarakat miskin sehingga program bantuan dari pemerintah dapat tersalurkan secara tepat dan adil.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Polman, Agus Pranoto, menegaskan bahwa perbaikan data kemiskinan harus segera dilakukan karena sebagian besar data yang digunakan saat ini merupakan data lama yang belum diperbarui.
“Kami mendorong seluruh desa di Kabupaten Polewali Mandar untuk membentuk forum rembuk desa guna melakukan pendataan dan perbaikan data kemiskinan. Jika pengelolaan data masih dilakukan secara manual tanpa pembaruan yang akurat, persoalan kemiskinan di Polman akan sulit diselesaikan,” tegas Agus.
DPRD Polman berharap melalui forum rembuk desa, proses verifikasi dan validasi data masyarakat miskin dapat berjalan lebih efektif sehingga kebijakan dan program penanggulangan kemiskinan dapat tepat sasaran.(bdt)
















