Scroll untuk baca artikel
Berita

DPRD Polman Dorong Pembentukan Forum Rembuk Desa

Pojoknews
×

DPRD Polman Dorong Pembentukan Forum Rembuk Desa

Sebarkan artikel ini

Dorong Perbaikan Data Kemiskinan

Screenshot 20260602 185432 Gallery
Ketua DPRD Polman Fahri Fadly.

POLMAN, POJOKRAKYAT – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Polewali Mandar (Polman) mendorong pembentukan forum rembuk desa di seluruh desa sebagai upaya memperbaiki dan memutakhirkan data kemiskinan. Langkah tersebut dinilai penting agar penyaluran bantuan sosial tepat sasaran.

Ketua DPRD Polman, Fahri Fadly, mengatakan evaluasi dan perbaikan data desil harus dilakukan hingga tingkat desa karena masih ditemukan warga yang layak menerima bantuan namun belum terakomodasi dalam data penerima.

“Masih banyak masyarakat yang seharusnya masuk kategori Desil I dan berhak menerima bantuan, tetapi justru tidak mendapatkan bantuan. Kondisi ini perlu menjadi perhatian dan dievaluasi oleh pemerintah desa,” ujar Fahri, Selasa (2/6/2026).

Menurutnya, pemerintah desa memiliki peran strategis dalam memastikan validitas data masyarakat miskin sehingga program bantuan dari pemerintah dapat tersalurkan secara tepat dan adil.

Screenshot 20260602 185503 Gallery
Ketua Komisi IV DPRD Polman Agus Pranoto.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Polman, Agus Pranoto, menegaskan bahwa perbaikan data kemiskinan harus segera dilakukan karena sebagian besar data yang digunakan saat ini merupakan data lama yang belum diperbarui.

“Kami mendorong seluruh desa di Kabupaten Polewali Mandar untuk membentuk forum rembuk desa guna melakukan pendataan dan perbaikan data kemiskinan. Jika pengelolaan data masih dilakukan secara manual tanpa pembaruan yang akurat, persoalan kemiskinan di Polman akan sulit diselesaikan,” tegas Agus.

DPRD Polman berharap melalui forum rembuk desa, proses verifikasi dan validasi data masyarakat miskin dapat berjalan lebih efektif sehingga kebijakan dan program penanggulangan kemiskinan dapat tepat sasaran.(bdt)

Screenshot 20260602 220559 Chrome
Berita

POLEWALI MANDAR — Ketua DPRD Polewali Mandar, Fahry Fadly, menghadiri sekaligus membuka kompetisi sepak bola usia dini kategori U-10 dan U-12 dalam rangka Pra Piala Presiden di Lapangan Sport Center HSM Mapilli, Kecamatan Luyo, Minggu (31/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan sepak bola usia dini sekaligus wadah menumbuhkan karakter generasi muda melalui olahraga.

Dalam sambutannya, Fahry menegaskan bahwa turnamen usia dini memiliki peran penting dalam membentuk disiplin, sportivitas, hingga mental juara bagi anak-anak.

“Kegiatan seperti ini memiliki nilai yang sangat penting, bukan hanya sebagai ajang kompetisi olahraga, tetapi juga sebagai sarana pembinaan karakter, disiplin, sportivitas, kerja sama tim, dan mental juara bagi generasi muda,” ujar Fahry.

Menurutnya, pembinaan yang dilakukan sejak dini akan membuka peluang lahirnya atlet-atlet berbakat yang nantinya mampu membawa nama daerah ke tingkat lebih tinggi.

Ketua DPRD Polman, Fahry Fadly memberikan sambutan pada pembukaan kompetisi Pra Piala Presiden U-10 dan U-12

“Dari lapangan inilah kita berharap lahir bibit-bibit pesepak bola berbakat yang kelak dapat mengharumkan nama Polewali Mandar, Sulawesi Barat, bahkan Indonesia,” katanya.

Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar menjadikan kompetisi sebagai sarana belajar dan membangun mental positif, bukan hanya mengejar kemenangan semata.

“Kepada seluruh peserta, saya berpesan agar bertanding dengan semangat, menjunjung tinggi sportivitas, menghormati wasit, pelatih, dan sesama pemain. Menang atau kalah adalah hal biasa dalam pertandingan, tetapi karakter yang baik dan semangat pantang menyerah adalah kemenangan yang sesungguhnya,” lanjutnya.

Fahry menegaskan, DPRD Polewali Mandar mendukung pembinaan olahraga usia dini sebagai bagian dari investasi pembangunan sumber daya manusia unggul di daerah.

“DPRD Kabupaten Polewali Mandar mendukung upaya pembinaan olahraga usia dini sebagai bagian dari investasi pembangunan sumber daya manusia yang unggul. Semoga kegiatan ini dapat berlangsung dengan lancar, aman, dan menghasilkan atlet-atlet muda yang berprestasi,” tutupnya.