POLMAN, POJOKRAKYAT — Anggota DPD RI Dapil Sulawesi Barat, Ian Ali Baal Masdar, memberikan apresiasi kepada Yusri selaku penggagas sekaligus penyelenggara Festival Penyu Mampie yang telah konsisten menggelar kegiatan tersebut selama tujuh tahun berturut-turut. Rabu 24 Juni 2026.
Menurut Ian Ali Baal Masdar, konsistensi dalam menyelenggarakan Festival Penyu merupakan bentuk komitmen nyata terhadap upaya pelestarian satwa laut yang dilindungi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan pesisir.
“Saya memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Yusri sebagai owner Festival Penyu. Selama tujuh tahun berturut-turut beliau tetap konsisten menyelenggarakan kegiatan ini. Alhamdulillah, semoga apa yang dilakukan dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk ikut melestarikan penyu dan menjaga laut agar tetap bersih,” ujarnya.
Selain mengapresiasi penyelenggaraan festival, senator asal Sulawesi Barat itu juga menyoroti kondisi abrasi yang terjadi di Pantai Mampie. Ia mengaku prihatin karena abrasi yang terus berlangsung berpotensi mengancam kawasan pesisir, termasuk habitat penyu yang selama ini menjadi lokasi bertelur.
Ian berharap pemerintah dan pihak-pihak terkait segera mengambil langkah konkret untuk menangani abrasi tersebut sebelum kerusakan semakin meluas.
“Saya juga prihatin dengan kondisi abrasi di Pantai Mampie. Saya berharap pihak terkait dapat segera melakukan perbaikan dan penanganan agar kerusakan tidak semakin parah,” tegasnya.
Ia menilai pelestarian penyu harus berjalan seiring dengan upaya menjaga ekosistem pesisir. Sebab, keberhasilan konservasi satwa laut tidak hanya bergantung pada perlindungan penyu, tetapi juga pada kondisi pantai dan laut yang tetap terjaga sebagai habitat alaminya. Dengan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pegiat lingkungan, Ian optimistis kawasan Pantai Mampie dapat terus menjadi salah satu pusat konservasi penyu di Sulawesi Barat.(agl)













