Advertorial

Tim Kementan RI Apresiasi Progres Pembibitan Kakao CV Arafah Abadi di Pinrang

×

Tim Kementan RI Apresiasi Progres Pembibitan Kakao CV Arafah Abadi di Pinrang

Sebarkan artikel ini
IMG 20260627 WA0008
Direktur CV Arafah Abadi Sukmawati Mendampingi tim Kementan yang melakukan monitoring pembibitan kakao di Kab. Pinrang Sulsel.

PINRANG,POJOKRAKYAT.ID – Tim Kementerian Pertanian (Kementan) RI melakukan kunjungan kerja ke lokasi pembibitan kakao CV Arafah Abadi di Desa Pangaparang, Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, Kamis (25/6/2026).

Kunjungan tersebut bertujuan untuk memantau dan mengevaluasi progres pembibitan kakao, sebagai bagian dari upaya memastikan seluruh tahapan produksi berjalan sesuai spesifikasi teknis yang telah ditetapkan Kementerian Pertanian.

IMG 20260627 WA0009
Sejumlah masyarakat tampak sedang melakukan peoses penyambungan entris.

Dalam monitoring tersebut, tim Kementan meninjau langsung kondisi bibit di lokasi penangkaran untuk memastikan kualitas, pertumbuhan, serta kesesuaiannya dengan standar yang dipersyaratkan. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menghadirkan bibit kakao unggul guna mendukung peningkatan produktivitas perkebunan nasional.

Mewakili CV Arafah Abadi, H.Imran, menerangkan bahwa proses pembibitan di lokasi penangkaran saat ini telah memasuki tahap sambung pucuk (grafting), salah satu tahapan penting dalam menghasilkan bibit kakao unggul.

“Saat ini progres pembibitan telah memasuki proses sambung pucuk. Bibit kakao di penangkaran kami telah disiapkan sesuai spesifikasi yang dipersyaratkan Kementerian Pertanian,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pihaknya terus menjaga kualitas pembibitan dengan menerapkan standar teknis pada setiap tahapan produksi, agar bibit yang dihasilkan memiliki mutu yang baik dan siap mendukung pengembangan perkebunan kakao.

Monitoring yang dilakukan Kementan RI diharapkan semakin memperkuat sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha pembibitan dalam menyediakan bibit kakao berkualitas.

Upaya tersebut sejalan dengan program pengembangan dan hilirisasi kakao yang terus didorong pemerintah, untuk meningkatkan daya saing komoditas kakao Indonesia sekaligus mendorong kesejahteraan petani.(rls)

Screenshot 20260831 184702 Gallery
Advertorial

Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Polewali Mandar (Polman) mengalami perubahan dengan total pendapatan daerah naik sebesar Rp92,38 miliar.
Dalam perubahan tersebut, pendapatan daerah yang sebelumnya sekitar Rp1,53 triliun meningkat menjadi Rp1,625 triliun atau bertambah Rp92.388.240.702. Senin 31/08/2026.