POJOKRAKYAT.ID — Insan pers dan pemerintah daerah dinilai memiliki peran penting dalam memastikan pembangunan di Polewali Mandar berjalan transparan, partisipatif, dan benar-benar dirasakan masyarakat. Kunyi, 07 Agustus 2026.
Pesan tersebut mengemuka dalam kegiatan Media Gathering Jurnalis Polman yang mengusung tema “Mempererat Tali Silaturahmi, Menjaga Sinergi dan Profesionalisme.”
Dalam sambutannya, Gazali selalu ketua panitia menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak bisa hanya bertumpu pada pemerintah. Peran masyarakat, dunia usaha, dan media juga menjadi bagian penting dalam mengawal setiap proses pembangunan.
Media disebut tidak hanya bertugas menyampaikan informasi, tetapi juga menjadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah. Pers diharapkan mampu menyuarakan aspirasi masyarakat, mengangkat keberhasilan pembangunan, sekaligus tetap kritis terhadap berbagai persoalan yang terjadi.
“Pers bukan sekadar menyampaikan berita. Pers ikut menentukan bagaimana masyarakat memahami pembangunan dan bagaimana pemerintah mendengar suara rakyat,”** ungkap Gazali
Karena itu, hubungan antara pemerintah dan media dinilai harus dibangun melalui keterbukaan, komunikasi, kepercayaan, dan profesionalisme. Kritik terhadap pemerintah tetap diperlukan, namun harus disampaikan berdasarkan data dan fakta serta membuka ruang bagi solusi.
Kegiatan Media Gathering tersebut kemudian dilanjutkan dengan talkshow bertema “Peran Media dalam Pembangunan Daerah.” Forum ini menjadi ruang dialog bagi insan pers untuk saling mendengar dan memahami tantangan masing-masing.
Panitia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai ajang silaturahmi, tetapi menjadi langkah awal untuk membangun komunikasi yang lebih terbuka dan produktif antara pemerintah daerah dan insan pers.(*)













