POLMAN, POJOKRAKYAT — Pelaksanaan proyek pembangunan dan peningkatan jaringan irigasi yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang menyasar sejumlah kelompok tani di bumi Tipalayo ini dipertanyakan. Senin 10 Agustus 2026.
Pasalnya, Dinas Pertanian, Perkebunan dan Perternakan (Disbuntarnak) Kabupaten Polewali Mandar (Polman) enggan menyebutkan nama-nama kelompok penerima bantuan pembangunan irigasi tersebut.
Informasi yang dihimpun sebelumnya Pemkab Polman menyampaikan bahwa terdapat 70 Kelompok Tani yang mendapat alokasi bantuan pembangunan irigasi tersebut namun belum semua kelompok yang memulai pembangunan.
Pelaksana tugas Kepala Bidang Sarana-Prasarana (Sarpras) Disbuntarnak Polman Herwin enggan berkomentar banyak terkait kegiatan yang sedang berjalan tersebut. Herwin menolak memberikan volume dan anggaran secara detail yang diterima oleh setiap kelompok.
“progres proyek irigasi, baru tiga puluh paket yang jalan, dari tujuh puluh paket, panjang proyek irigasi, sekitar seratus meter, jumlah anggaran seratus juta rupiah persatu kelompok,” tandas Herwin.
Kegiatan ini langsung dari pusat, ppknya dan sarkasnya semua dari pusat kami hanya sebagai tim teknis disini. tambahnya.
Ia pun menolak menyampaikan data nama-nama penerima bantuan tersebut dengan alasan kegiatan tersebut bersumber dari APBN.(al)













