Daerah

Manding, Tempat Kembali Untuk Mengabdi dan Menorehkan Cerita Baru

×

Manding, Tempat Kembali Untuk Mengabdi dan Menorehkan Cerita Baru

Sebarkan artikel ini
IMG 20261008 WA0003

POLMAN, POJOKRAKYAT.ID — Ada perjalanan yang tidak pernah benar-benar meninggalkan rumah. Sejauh apa pun langkah pergi, pada akhirnya hati selalu tahu ke mana harus kembali.

Syahrir Rahman, S.STP., adalah anak kampung yang lahir dan dibesarkan di Kelurahan Manding. Dari tanah inilah ia memulai cerita, sebelum pada 2014 harus meninggalkan kampung halaman untuk menempuh pendidikan dan mengejar masa depan.

Sembilan tahun lamanya, sejak 2014 hingga 2023, perjalanan membawanya melanglang buana. Menempuh pendidikan di IPDN, menjalani penempatan dan pengabdian di berbagai daerah, serta merasakan dinamika birokrasi di tempat yang berbeda-beda.

Hingga pada penghujung 2023, langkah itu akhirnya kembali ke tanah kelahiran—Polewali Mandar.

Kepulangan itu ternyata bukan sekadar kembali ke kampung halaman. Perlahan, sebuah jalan pengabdian terbuka.

Pada 11 April 2026, Syahrir Rahman dipercaya mengemban amanah sebagai Pelaksana Tugas (PLT) Lurah Manding. Sebuah jabatan yang memiliki makna jauh lebih dalam baginya, karena Manding bukan sekadar wilayah kerja, melainkan tempat ia dilahirkan, tumbuh, dan mengenal arti sebuah rumah.

Enam bulan menjalankan amanah sebagai PLT menjadi perjalanan tersendiri. Hingga akhirnya, 7 Oktober 2026, amanah itu kembali diteguhkan. Syahrir Rahman resmi dilantik sebagai Lurah Manding definitif.

Bagi sebagian orang, mungkin ini hanyalah sebuah perjalanan karier.

Namun bagi Syahrir, ini adalah sebuah kepulangan yang menemukan maknanya.

Dari Manding ia berangkat sebagai seorang anak kampung. Ia pergi untuk belajar, ditempa oleh perjalanan, mengenal berbagai daerah dan pengalaman, lalu kembali bukan sekadar sebagai seseorang yang pernah pergi—tetapi sebagai putra daerah yang kini diberi kesempatan untuk mengabdi di tanah kelahirannya sendiri.

Takdir membawanya pergi sejauh mungkin, untuk kemudian mengantarkannya kembali ke tempat di mana semuanya bermula.

Kini, Manding bukan lagi sekadar tempat ia dilahirkan dan dibesarkan.

Manding adalah tempat ia kembali, untuk mengabdi dan menorehkan cerita baru.(*)

IMG 20261003 WA00041
Daerah

Aliansi Masyarakat Peduli Kebenaran dan Keadilan (AMPERAK) Kabupaten Polewali Mandar meminta Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Botto, Kecamatan Campalagian, melakukan pemeriksaan lebih mendalam terhadap berkas administrasi salah satu bakal calon kepala desa. Senin 05 Oktober 2026.

Screenshot 20260930 184352 Gallery
Daerah

Pastikan Pelaksanaan tes Computer Assisted Test (CAT)
bakal calon Kepala Desa (Balon Kades) berjalan dengan lancar, Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Polewali Mandar (Polman) Nursaid Mustafa pantau pelaksanaan CAT Balon Kades yang dilaksanakan di ruang laboratorium komputer SMAN 1 Polewali. Rabu 30/09/2026.