Berita

Aktivis Lingkungan Berharap Kehadiran Presiden Bisa Memberi Solusi Untuk Persoalan Sampah di Polman

Pojoknews
×

Aktivis Lingkungan Berharap Kehadiran Presiden Bisa Memberi Solusi Untuk Persoalan Sampah di Polman

Sebarkan artikel ini
Screenshot 2024 0420 162203
Aktivis Lingkungan Hidup Hapsir Sultan

POLMAN, POJOK RAKYAT — Aktivis Lingkungan Hidup Hapsir berharap kehadiran Presiden dapat memberikan solusi penanganan sampah yang saat ini menjadi persoalan besar di Polman sejak dua tahun terakhir. Sabtu 20/04/2024.

Hapsir Sultan mengungkapkan, masalah sampah di Polman sudah sangat meresahkan masyarakat yang sudah perlu menjadi perhatian pemerintah pusat sehingga dengan adanya rencana kunjungan Presiden ke Sulbar ini dapat juga melihat kondisi Sampah di Polman.

“produksi sampah di Polman saat ini mencapai puluhan ton setiap harinya utamanya di dua Kecamatan yakni Wonomulyo dan Polewali, kondisi saat ini bisa saja memicu munculnya wabah penyakit untuk itu Sampah di Polman ini diharapkan dapat perhatian serius dari Pemerintah pusat, ” ujar Aktivis Lingkungan Hidup Hapsir Sultan.

Ia juga menyampaikan, sejak dua tahun terakhir pinggir jalan, sudut pasar dan kawasan berolahraga jadi tempat masyarakat membuang Sampah hal ini karena tidak adanya TPA.

“sepatutnya di Polman ini jangan membuat tempat pembuangan akhir TPA tetapi yang perlu dibuat tempat pengolahan Sampah sehingga dapat menghasilkan pendapatan bagi Daerah.” tandas Hapsir.(bdt)

IMG 20260618 WA0004
Berita

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Polewali Mandar(Polman) menyerahkan Surat Keterangan Keberadaan( SKK )kepada Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Ikatan Jurnalis Sulawesi Barat(IJS) Kabupaten Polman. Penyerahan dilaksanakan di Sekretariat IJS Polman,jalan durian, Kelurahan Polewali, Kecamatan Polewali pada hari Kamis, 18 Juni 2026.

Screenshot 20260602 185432 Gallery
Berita

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Polewali Mandar (Polman) mendorong pembentukan forum rembuk desa di seluruh desa sebagai upaya memperbaiki dan memutakhirkan data kemiskinan. Langkah tersebut dinilai penting agar penyaluran bantuan sosial tepat sasaran.