Berita

Dispop Polman Dorong Pelaku Usaha “Jadi Juragan Digital”

×

Dispop Polman Dorong Pelaku Usaha “Jadi Juragan Digital”

Sebarkan artikel ini
IMG 20241013 WA0014 scaled
Foto bersama peserta DEA dan Pemateri pada hari pertama pelatihan di ruang pola kantor Bupati Polman. Minggu 13/10/2024.

POLMAN, POJOKRAKYAT — Melalui Digital Enterpreneurship Academy (DEA), Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar gandeng Kementerian Komunikasi dan Informatika dorong para Usaha Kecil dan Mikro (UKM) manfaatkan peluang digitalisasi dengan menjadi juragan digital.

DEA ini diselenggarakan oleh Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dispop) Kabupaten Polman bekerjasama dengan Kominfo. Kegiatan ini diikuti ratusan peserta yang digelar mulai 09 sampai dengan 16 Oktober di ruang pola kantor Bupati Polman.

Melalui DEA ini para peserta diberikan pengetahuan tentang kewirausahaan dasar, menangkap peluang usaha, meningkatkan usaha serta pembuatan izin usaha melalui OSS dan pemanfaatan digital untuk meningkatkan jangkauan pelanggan.

Pelaksana Tugas Kepala Dispop Polman DR Aco Musaddad menyampaikan, Tujuan Pelaksanaan Kewirausahaan Digital Dasar yakni memberikan pengetahuan dan keterampilan terkait pemasaran digital, serta meningkatkan kemampuan bagi peserta dalam bidang tersebut.

“Beberapa tujuan pelatihan bisnis digital yakni memberikan pemahaman kepada Peserta tentang pentingnya pemasaran digital, menerapkan pengetahuan dan keterampilan untuk mengkomunikasikan merek dan produk melalui media digital,” jelas Aco Musaddad.

Mengoptimalkan komunikasi pemasaran digital yang telah dilakukan, Meningkatkan kepuasan dan posisi perusahaan atau usaha di pasar, Memberikan peluang kerja freelance, seperti copyright, desain, situs web atau pembuatan konten dan melahirkan enterteprenuer muda melalu bisnis digital di Polewali Mandar, serta memperkenalkan produk Polewali Mandar di dunia luas yakni alam Negeri maupun Luar Negeri.

Kegiatan Kewirausahaan Digital Dasar 2024 dan akan dilanjutkan pada tahun 2025 “Pelatihan Pemasaran Digital” Hal tersebut dilakukan karena kita sekarang berada pada era 4.0 yang serba menggunakan teknologi. tandasnya.(*)

Screenshot 20260131 143325 Gallery
Berita

Aktivis Jaringan Oposisi Loyal (JOL) memastikan akan menempuh jalur hukum atas dugaan pelecehan seksual terhadap anak yang terjadi di Sekolah Rakyat Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Langkah ini diambil menyusul beredarnya surat kesepakatan damai antara pihak korban dan terduga pelaku yang dinilai bertentangan dengan hukum dan mencederai prinsip perlindungan anak.