Daerah

Optimalisasi Data Kematian Penduduk, DKCS Polman Gelar FGD

Pojoknews
×

Optimalisasi Data Kematian Penduduk, DKCS Polman Gelar FGD

Sebarkan artikel ini
IMG 20241028 113300 scaled
Suasana FGD Optimalisasi data Kematian Penduduk di Hotel Alternatif Pekkabata Polman. Senin 28 Oktober 2024.

POLMAN, POJOK RAKYAT — Optimalisasi data kependudukan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (DKCS) Kabupaten Polewali Mandar gelar focus grup diskusi (FGD) yang dilaksanakan di Aula Hotel Alternatif Pekkabata. Senin 28 Oktober.

FGD terkait optimalisasi pemanfaatan data bagi kematian masyarakat yang diikuti oleh ratusan Kepala Desa, Camat serta lurah. FGD ini juga menghadirkan Kepala Dinas Sosial Aswar Jasin, dan Perwakilan BPJS Kesehatan Cabang Polewali.

Kepala DKCS Polman Astuty menyampaikan, FGD terkait optimalisasi pemanfaatan data kematian bagi masyarakat Kabupaten Polman bertujuan agar kepedulian Kepala Desa dan Lurah untuk rutin melaporkan data warganya yang telah meninggal.

“Dengan forum diskusi ini kami berharap kepedulian pemerintah Desa dan Kelurahan rutin melaporkan data warganya yang meninggal karena data kependudukan sangat berpengaruh terhadap batuan sosial dan BPJS,” terang Kepala DKCS Polman Astuti.

Optimalisasi data kependudukan tersebut sangat penting mengingat sebelumnya ditahun 2023 lalu terdapat orang yang sudah meninggal dunia dan tidak lagi ber KTP Polman masuk dalam pemerima bantuan iuran PBI BPJS kesehatan yang menyebabkan adanya temuan BPK Rp. 200 juta.(bdt)

Screenshot 20260611 180826 Chrome
Daerah

Rencana aktivitas pertambangan komoditas galena di Kabupaten Polewali Mandar menuai sorotan. Aktivis lingkungan hidup Muhammad Yusri memperingatkan bahwa eksploitasi tambang di kawasan hulu berpotensi memicu bencana ekologis serta mengancam sektor pertanian dan pariwisata yang selama ini menjadi penopang ekonomi masyarakat. Kamis 11 Juni 2026.

Screenshot 20260508 211930 Gallery
Daerah

Sekretaris Daerah (Sekda) Polewali Mandar, Nursaid Mustafa, mengakui dirinya saat ini merangkap sejumlah jabatan strategis, Pernyataan itu disampaikan Jumat, 8 Mei 2026, menyusul sorotan dari LSM Amperak terkait dugaan pelanggaran aturan dalam rangkap jabatan tersebut.