Daerah

Pelaksanaan Debat Publik Putaran Kedua Pilkada Polman Dikeluhkan

×

Pelaksanaan Debat Publik Putaran Kedua Pilkada Polman Dikeluhkan

Sebarkan artikel ini
Screenshot 20241119 110122
Suasana jeda debat yang berlangsung di Gedung Gadis Polman.

POLMAN, POJOK RAKYAT — Pelaksanaan debat publik Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Polewali Mandar putaran kedua banyak dikeluhkan pendukung pasangan calon dan masyarakat. Senin 18 November.

Salah satu pendukung Paslon nomor urut 3 Sahabuddin mengatakan, suara Paslon saat debat tidak terdengar dengan jelas saat menyampaikan gagasannya jauh berbeda saat debat pertama.

Screenshot 20260320 193040 Canva

“Suara yang terdengar berdengung sehingga apa yang disampaikan oleh Paslon saat debat berlangsung tidak terdengar dengan baik di bangku yang disiapkan oleh KPU,” ujar Sahabuddin.

Selain masalah sound sistem yang tidak terdengar dengan baik, KPU juga dinilai tidak maksimal dalam pelaksanaan debat kedua ini karena yang disorot oleh lampu sorot hanya pasangan calon yang ditengah saja sementara Paslon yang berada di pinggir tidak tersorot sehingga terlihat gelap.

Komisioner KPU Polman Andi Rannu menjelaskan,persoalan tehnis selalu menjadi permasalahan di gedung ini dan berupaya kami minimalisir.

“Disetiap segmen kami sudah ada upaya untuk melakukan perbaikan dan memeriksa alat-alat tehnis kita,” jelas Andi Rannu.

Ia menyampaikan kendala tehnis yang terjadi akan menjadi bahan evaluasi, ia mengakui sepanjang jalannya debat ia banyak menerima masukan baik dari Paslon maupun dari masyarakat secara umum untuk perbaikan kualitas kita. (bdt)

IMG 20260316 WA0032
Daerah

Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Perhubungan (disperkimtanhub) bekerja sama dengan para pengembang perumahan di Kabupaten Polewali Mandar serta Bank BPD Sulselbar Cabang Polewali secara resmi meluncurkan program Bedah Rumah Ramadhan Mulia (BERAMAL).

IMG 20260314 WA0002
Daerah

Bazar Ramadhan yang digelar Kodim 1402/Polman di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, diserbu warga yang antusias membeli berbagai kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri, Jumat (13/3/2026).