Hukum

Puluhan Miliar Digelontorkan, Bibit Kakao Bantuan Dinas Perkebunan Sulbar Ditumpuk Bak Batu Bata

×

Puluhan Miliar Digelontorkan, Bibit Kakao Bantuan Dinas Perkebunan Sulbar Ditumpuk Bak Batu Bata

Sebarkan artikel ini
Screenshot 20250829 115045 Gallery
Bibit Rp. 28 Miliar untuk masyarakat ditumpuk bak batu bata diatas truk distribusi.

POLMAN, POJOK RAKYAT — Bibit kakao dengan anggaran puluhan miliar didapati ditumpuk di atas truk bak batu bata saat distribusi, tanpa penanganan khusus, seolah proyek raksasa ini dijalankan asal-asalan.Jum’at 29 Agustus 2025.

Aktivis anti-korupsi Sulbar, Iwan, membeberkan hasil investigasi lapangan timnya di sejumlah Kecamatan penerima bantuan. Hasilnya, banyak anggota kelompok tani yang menerima bibit dengan kondisi tidak layak tanam karena kondisinya stres.

“Kami temukan pola yang sama di berbagai lokasi. Bibit kakao setelah tiga sampai empat hari dikarantina warga justru layu dan mati. Ini jelas ada persoalan serius,” tegas Iwan, Rabu (28/8/2025).

Screenshot 20250829 115314 Gallery
Kondisi bibit yang diterima masyarakat disalah satu Kelompok di Kecamatan Tapango sudah ada yang mati setelah diterima dua hari lalu. Sabtu 28/Agustus/2025.

Menurutnya, dugaan masalah tak berhenti pada kualitas bibit saja. Ada indikasi kekurangan volume, kemurnian bibit yang diragukan, hingga pengabaian prosedur distribusi.

“Bibit ini didatangkan dari Kolaka. Perjalanan sampai ke lokasi tujuan bisa tiga hari. Harusnya dikarantina dan dijaga kualitasnya. Tapi kenyataannya, bibit ditumpuk di atas truk, jelas stres, rusak, dan akhirnya mati,” ungkapnya.
Iwan menegaskan, petunjuk teknis (juknis) kegiatan pengadaan bibit jelas menyebutkan bahwa bibit yang diterima masyarakat harus sehat dan siap tanam. Dengan nilai anggaran mencapai puluhan miliar, ia menduga ada praktik asal-asalan dalam pengelolaan proyek ini.

“Dinas Perkebunan Sulbar sebagai pengelola anggaran wajib memastikan kualitas bibit sesuai kontrak. Jangan seperti memberi makan ayam ditabur begitu saja, habis tanpa hasil. Kami mencium aroma permainan proyek di sini,” tegasnya.

Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pengadaan bibit kakao, Muliadi, menolak memberikan tanggapan saat dimintai konfirmasi dengan alasan sedang menghadiri rapat.(bdt)

Screenshot 20260806 113922 Gallery
Hukum

Kejaksaan Negeri (Kejari) Polewali Mandar (Polman) memusnahkan barang bukti dari 96 perkara tindak pidana yang telah berkekuatan hukum tetap (inkrah) selama periode Januari hingga Juni 2026. Pemusnahan BB ini dilaksanakan dihalaman kantor Kejari Polman, Kamis 06 Agustus 2026.

IMG 20260803 WA0001
Hukum

Seorang pria ditemukan meninggal dunia di area persawahan Dusun Lemo Tua, Desa Kuajang, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar, Minggu (2/8/2026). Aparat gabungan dari Polres Polewali Mandar dan Polsek Binuang langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengungkap penyebab kematian korban.

IMG 20260712 WA00071
Berita

Sebuah sepeda motor milik pengunjung dilaporkan hilang akibat aksi pencurian di lingkungan RSUD Hajjah Andi Depu, Polewali Mandar, pada siang hari. Pihak rumah sakit memastikan telah berkoordinasi dengan kepolisian dan menegaskan tidak akan lepas tangan dalam mengawal penanganan kasus tersebut.