Berita

Pacu Kinerja Pencegahan Korupsi, Pemkab Polman Gelar Monev dan Pendampingan MCSP Tahun 2025

×

Pacu Kinerja Pencegahan Korupsi, Pemkab Polman Gelar Monev dan Pendampingan MCSP Tahun 2025

Sebarkan artikel ini
IMG 20250910 WA0015

POLMAN, POJOK RAKYAT.ID — Dalam rangka peningkatan kualitas penyelenggaraan pencegahan korupsi, Pemkab Polewali Mandar menggelar Monitoring Evaluasi dan Pendampingan implementasi Monitoring, Controlling, Surveillance, dan Prevention (MCSP) Tahun 2025, Rabu, 10 September 2025, di Aula Sipamandaq Bappeda Litbang.

Acara ini dihadiri oleh berbagai unsur pimpinan dan perangkat daerah, antara lain Sekretaris Daerah, Para Asisten Sekda, Inspektur, Kepala Badan Keuangan, Kepala BKPP, Kepala Badan Pendapatan, Kepala BappedaLitbang, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Kepala Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertanahan, Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda, Direktur RSUD Hajjah Andi Depu, Direktur RSUD Wonomulyo, Admin MCP Kabupaten, serta Perwakilan Verifikator MCP Inspektorat. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat implementasi prinsip tata kelola pemerintahan yang baik, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi.

Menit 08.46-09.46

Sementara itu, dalam sambutannya Sekda Kabupaten Polewali Mandar Nursaid Mustafa, menegaskan komitmen dan mengajak seluruh kepala OPD dan perangkat daerah untuk bekerja sama mewujudkan Kabupaten Polewali Mandar yang lebih baik dan bersih dari korupsi.

“Saya sejak awal sudah berkomitmen untuk mengedepankan upaya-upaya reformasi birokrasi. Saat ini saya mencermati terlebih dahulu, seperti apa kondisinya, setelah itu saya akan melaporkan ke Bupati untuk menyampaikan langkah-langkah yang akan kami ambil. Saya kira kita bisa bersama melakukan yang terbaik. Tentu untuk semua Kepala OPD juga, dan yang terpenting kita sama-sama berkomitmen bekerja untuk mewujudkan Polman yang lebih baik.” Tegas Sekda Nursaid.

Lebih lanjut, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat sistem pengawasan dan pencegahan korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar, sekaligus mendorong terwujudnya pemerintahan yang transparan dan akuntabel.(*)

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Screenshot 20260131 143325 Gallery
Berita

Aktivis Jaringan Oposisi Loyal (JOL) memastikan akan menempuh jalur hukum atas dugaan pelecehan seksual terhadap anak yang terjadi di Sekolah Rakyat Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Langkah ini diambil menyusul beredarnya surat kesepakatan damai antara pihak korban dan terduga pelaku yang dinilai bertentangan dengan hukum dan mencederai prinsip perlindungan anak.