Pendidikan

Siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 22 Berkunjung Ke Perpustakaan Daerah

×

Siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 22 Berkunjung Ke Perpustakaan Daerah

Sebarkan artikel ini
Screenshot 20251006 212656 Gallery
Foto bersama siswa SR 22 Polman.

POLMAN, POJOK RAKYAT — Sekolah Rakyat Terintegrasi 22 Polewali Mandar Kunjungan ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Polewali Mandar Pada hari Jumat 03 September 2025.
Kunjungan ini merupakan kunjungan kedua setelah kunjungan pertama pada Jumat 26 September 2025.

Pada kunjungan pertama jumlah siswa 48 Siswa SMA, 11 orang guru, 1 Kepala Tata usaha, 1 kepala. Kemudian pada kunjungan kedua jumlah siswa SMP 30 orang sedangkan guru 10 orang.

Pihak Dinas Perpustakaan menyambut baik adanya kunjungan dari Siswa-siswi Sekolah Rakyat yang didampingi oleh para guru dan berharap kunjungan ini sebagai wisata pustaka yang dapat meningkatkan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat dan peningkatan minat baca di Kabupaten Polewali Mandar.

Salah seorang tenaga pendidik sekaligus Wakasek kurikulum Sekolah rakyat terintegrasi 22 Polewali Mandar, Ibu Dhea Munadiah menerangkan tentang kegiatan kunjungan yang dilaksanakan oleh Sekolah Rakyat “Kami melakukan kunjungan ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Polewali Mandar sebagai bentuk perkenalkan kepada siswa-siswi kami tentang literasi, memperkenalkan perpustakaan dan bahan bacaan apa saja yang ada di Perpustakaan. Kami juga merasa sangat senang bisa bisa berkunjung di perpustakaan karena ada banyak fasilitas yang bisa kita gunakan siswa-siswi kami, dan ruanganya sengat nyaman”. Jelasnya

Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan literasi siswa.
Ada banyak kegiatan yang dilakukan siswa pada saat melakukan kunjungan di gedung layanan perpustakaan mulai dari menggunakan semua fasilitas yang ada di perpustakaan dengan mengunjungi setiap ruangan yang ada, kemudian melakukan games literasi dimana siswa mencari salah satu buku yang ada rak yang nantinya akan dibuatkan resensi buku sebagai bentuk bukti bahwa telah melakukan kunjungan di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Polewali Mandar.(bdt)

IMG 20260725 WA0007
Pendidikan

Lembaga Pers Mahasiswa (Lapersma) ITBM Polewali Mandar bekerja sama dengan Majelis Pustaka dan Informasi PWM Sulawesi Barat menggelar Rapat Kerja dan Pelatihan Jurnalistik di lingkungan Kampus ITBM Polman, Ugi Baru, Kecamatan Mapilli, Jumat (25/7/2026). Kegiatan ini diikuti oleh 12 orang mahasiswa sebagai peserta.

IMG 20260724 WA0003
Pendidikan

Sebanyak tujuh guru berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dipercaya menduduki jabatan definitif sebagai kepala sekolah di Kabupaten Polewali Mandar (Polman). Selain itu, puluhan guru PPPK lainnya juga ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) kepala sekolah untuk mengisi kekosongan jabatan di sejumlah sekolah.

Screenshot 20260723 201934 Gallery
Pendidikan

POLMAN, POJOKRAKYAT — Dinas Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar (Polman) Anggarkan Rp. 250 jutaan untuk pendataan sekolah rusak Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah pertama (SMP) yang tersebar disejumlah Kecamatan di Polman. Rabu 23 Juli 2026.

Data dan informasi yang dihimpun, pendataan tingkat kerusakan sekolah ini tersebar dibeberapa Kecamatan dengan nilai anggaran yang berbeda-beda.

1. Wilayah Kecamatan Limboro, Alu dan Tutar Rp. 50 Juta.
2. Wilayah Kecamatan Binuang, Polewali, Anreapi dan Matakali Rp. 41 juta.
2. Wilayah Wonomulyo, Tapango dan Matangnga Rp. 31 Juta.
3. Wilayah Campalagian, Balanipa dan Tinambung Rp. 43 juta.
4. Mapilli, Luyo dan Bulo Rp. 33 Juta.
5. Pendataan Sekolah rusak SMP Rp. 52 juta

Kepala Bidang Sarana Prasarana Dinas Pendidikan (Sarpras) Gunawan menjelaskan bahwa pendataan sekolah rusak untuk menindaklanjuti hasil temuan dari BPK, karena data tingkat kerusakan yang terinput di Dapodik yang dilakukan oleh sekolah dianggap belum valid oleh BPK sehingga kita Menindaklanjuti temuan BPK tersebut dengan melakukan pendataan dan verifikasi kembali di semua SD dan SMP di Kab. Polman.

“kita melibatkan 20 orang tenaga ahli yang memiliki latar pendidikan teknik yang mengerti tentang analisis kerusakan bangunan,” jelas Kepala Bidang Sarpras Gunawan.

Inti dari kegiatan tersebut adalah Menindaklanjuti rekomendasi BPK seandainya tidak ada temuan atau rekomendasi BPK Kami tidak akan melakukan proses itu karena memang sudah dilakukan oleh sekolah, namun datanya dianggap belum valid oleh BPK sehingga kami melakukan proses pendataan kembali yang dilakukan oleh tim teknis yang punya latar belakang pendidikan teknis. Tegasnya.

Sementara untuk besaran anggaran tiap Kecamatan berbeda, Gunawan menjelaskan, “kalau saya tidak salah, dihitung secara proporsional berdasarkan jumlah sekolah yang diverifikasi kembali dan dihitung analisis tingkat kerusakannya.” tuturnya

Ia menambahkan, jika dilihat dari total anggaran bisa digunakan untuk rehabilitasi ruangan satu kelas, tetapi Rp. 250 juta ini dibagi 420 sekolah nilai anggaran untuk satu sekolah hanya Rp. 500 ribuan saja.

“Setiap sekolah memiliki 12 ruang kelas yang dilakukan pendataan dan perhitungan, sebenarnya anggaran ini sangat kecil.” ujarnya.

Ia menargetkan pendataan ini rampung pada bulan Agustus yang akan datang.(arf)

IMG 20260515 WA0003
Pendidikan

Ribuan pasang mata larut dalam suasana haru, khidmat, dan penuh kebanggaan pada pelaksanaan Khataman Sharaf XI dan Haflatul Ikhtitam VIII Pondok Pesantren Al-Risalah Batetangnga, Kamis, 14 Mei 2026. Di tengah derasnya arus zaman, krisis adab, dan tantangan moral generasi muda, pesantren kembali ditegaskan sebagai benteng terakhir penjaga akhlak dan karakter bangsa.