Pendidikan

Rutinitas Penyerahan Siswa Sekolah Rakyat dari Wali Asrama dan wali Asuh ke Guru Pengajar Rea Timur

×

Rutinitas Penyerahan Siswa Sekolah Rakyat dari Wali Asrama dan wali Asuh ke Guru Pengajar Rea Timur

Sebarkan artikel ini
IMG 20251010 WA0012

POLMAN, POJOKRAKYAT– Salah satu rutinitas khas di Sekolah Rakyat (SR) adalah prosesi penyerahan siswa dari wali asrama dan wali asuh kepada para guru SR. Kegiatan ini diikuti oleh guru SR, wali asrama, wali Asuh, dan 100 siswa SR. Jum’at 10/10/2025.

Penyerahan ini dilakukan setiap pagi pukul 7.30 wita sebagai bentuk serah terima sementara dan berkelanjutan dari wali Asrama dan wali asuh kepada para guru SR selama proses belajar berlangsung dan akan dilakukan penyerahan kembali siswa oleh guru kepada wali asrama dan wali asuh setelah proses belajar mengajar selesai yakni pada pukul 15.00 WITA

Salah satu wali asrama SR, *Basri Haruna*, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari proses pembinaan berkelanjutan.
_”Wali asrama dan wali asuh berperan layaknya orang tua di asrama, fokus pada pembinaan karakter dan keseharian siswa, sementara guru berfokus pada pendidikan akademik dan pengembangan potensi siswa,”_ ujarnya.

Basri juga menyampaikan harapannya untuk kenyamanan Siswa

“Semoga rutinitas ini menjadi fondasi yang kuat agar dapat menciptakan rasa hangat, aman dan nyaman untuk para siswa” Ujarnya

Terpisah, Kadis Sosial Kab. Polewali Mandar H. Azwar Jasin mengatakan,” Rutinitas seperti itu dilaksanakan agar kegiatan SR dapat berjalan baik dan sesuai harapan” ujarnya.(bdt)

IMG 20260725 WA0007
Pendidikan

Lembaga Pers Mahasiswa (Lapersma) ITBM Polewali Mandar bekerja sama dengan Majelis Pustaka dan Informasi PWM Sulawesi Barat menggelar Rapat Kerja dan Pelatihan Jurnalistik di lingkungan Kampus ITBM Polman, Ugi Baru, Kecamatan Mapilli, Jumat (25/7/2026). Kegiatan ini diikuti oleh 12 orang mahasiswa sebagai peserta.

IMG 20260724 WA0003
Pendidikan

Sebanyak tujuh guru berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dipercaya menduduki jabatan definitif sebagai kepala sekolah di Kabupaten Polewali Mandar (Polman). Selain itu, puluhan guru PPPK lainnya juga ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) kepala sekolah untuk mengisi kekosongan jabatan di sejumlah sekolah.

Screenshot 20260723 201934 Gallery
Pendidikan

POLMAN, POJOKRAKYAT — Dinas Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar (Polman) Anggarkan Rp. 250 jutaan untuk pendataan sekolah rusak Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah pertama (SMP) yang tersebar disejumlah Kecamatan di Polman. Rabu 23 Juli 2026.

Data dan informasi yang dihimpun, pendataan tingkat kerusakan sekolah ini tersebar dibeberapa Kecamatan dengan nilai anggaran yang berbeda-beda.

1. Wilayah Kecamatan Limboro, Alu dan Tutar Rp. 50 Juta.
2. Wilayah Kecamatan Binuang, Polewali, Anreapi dan Matakali Rp. 41 juta.
2. Wilayah Wonomulyo, Tapango dan Matangnga Rp. 31 Juta.
3. Wilayah Campalagian, Balanipa dan Tinambung Rp. 43 juta.
4. Mapilli, Luyo dan Bulo Rp. 33 Juta.
5. Pendataan Sekolah rusak SMP Rp. 52 juta

Kepala Bidang Sarana Prasarana Dinas Pendidikan (Sarpras) Gunawan menjelaskan bahwa pendataan sekolah rusak untuk menindaklanjuti hasil temuan dari BPK, karena data tingkat kerusakan yang terinput di Dapodik yang dilakukan oleh sekolah dianggap belum valid oleh BPK sehingga kita Menindaklanjuti temuan BPK tersebut dengan melakukan pendataan dan verifikasi kembali di semua SD dan SMP di Kab. Polman.

“kita melibatkan 20 orang tenaga ahli yang memiliki latar pendidikan teknik yang mengerti tentang analisis kerusakan bangunan,” jelas Kepala Bidang Sarpras Gunawan.

Inti dari kegiatan tersebut adalah Menindaklanjuti rekomendasi BPK seandainya tidak ada temuan atau rekomendasi BPK Kami tidak akan melakukan proses itu karena memang sudah dilakukan oleh sekolah, namun datanya dianggap belum valid oleh BPK sehingga kami melakukan proses pendataan kembali yang dilakukan oleh tim teknis yang punya latar belakang pendidikan teknis. Tegasnya.

Sementara untuk besaran anggaran tiap Kecamatan berbeda, Gunawan menjelaskan, “kalau saya tidak salah, dihitung secara proporsional berdasarkan jumlah sekolah yang diverifikasi kembali dan dihitung analisis tingkat kerusakannya.” tuturnya

Ia menambahkan, jika dilihat dari total anggaran bisa digunakan untuk rehabilitasi ruangan satu kelas, tetapi Rp. 250 juta ini dibagi 420 sekolah nilai anggaran untuk satu sekolah hanya Rp. 500 ribuan saja.

“Setiap sekolah memiliki 12 ruang kelas yang dilakukan pendataan dan perhitungan, sebenarnya anggaran ini sangat kecil.” ujarnya.

Ia menargetkan pendataan ini rampung pada bulan Agustus yang akan datang.(arf)

IMG 20260515 WA0003
Pendidikan

Ribuan pasang mata larut dalam suasana haru, khidmat, dan penuh kebanggaan pada pelaksanaan Khataman Sharaf XI dan Haflatul Ikhtitam VIII Pondok Pesantren Al-Risalah Batetangnga, Kamis, 14 Mei 2026. Di tengah derasnya arus zaman, krisis adab, dan tantangan moral generasi muda, pesantren kembali ditegaskan sebagai benteng terakhir penjaga akhlak dan karakter bangsa.