Hukum

Diduga Tak Diverifikasi, Petani di Polman Terima Bibit Kakao Tak Disambung Pucuk

×

Diduga Tak Diverifikasi, Petani di Polman Terima Bibit Kakao Tak Disambung Pucuk

Sebarkan artikel ini
Screenshot 20250829 115045 Gallery
Bibit Rp. 28 Miliar untuk masyarakat ditumpuk bak batu bata diatas truk distribusi.

POLMAN, POJOK RAKYAT — Sejumlah kelompok tani di Kabupaten Polewali Mandar (Polman) diduga menerima bantuan bibit kakao yang tidak disambung pucuk. Bantuan senilai Rp. 28 miliar dari Dinas Perkebunan (Disbun) Sulawesi Barat itu disebut-sebut tidak melalui proses verifikasi yang semestinya. Rabu 22 Oktober 2025.

Ketua Lembaga Investigasi Negara (LIN), Indra, mengungkapkan bahwa temuan bibit tidak disambung pucuk tersebut menjadi indikasi lemahnya pengawasan dan verifikasi di lapangan.

“Orang yang tidak jeli mungkin tidak akan tahu kalau ada bibit yang tidak disambung masuk dalam berita acara serah terima barang. Kalau soal varietas mungkin bisa saja tidak semuanya klon 45 atau Sulawesi 2, tapi kalau tidak disambung, itu sama saja dengan bibit dari biji,” ujar Indra.

Ia menegaskan, alasan “terikut” tidak bisa dibenarkan karena setiap bibit seharusnya melewati proses perhitungan dan penyortiran yang ketat, terlebih proyek ini berada dalam pengawasan pihak Kejaksaan.

“Itulah gunanya ada penampungan awal agar PPK bisa memeriksa jenis, jumlah, dan kualitas bibit dengan mudah. Kalau hanya mengejar keuntungan besar, ya jadinya amburadul. Saran saya, putus saja kontraknya dan bayar sesuai progres yang ada,” tegasnya.

Indra juga meminta agar dana yang sudah digunakan dikembalikan ke kas daerah dan diprogramkan ulang dengan perencanaan yang lebih matang serta harga yang rasional.

“Uang daerah Sulbar seharusnya dinikmati masyarakat Sulbar,” tambahnya.

Selain itu, ia turut mempertanyakan fungsi pendamping lapangan yang dibayar untuk membantu Disbun dalam proses distribusi bibit, namun dinilai tidak menjalankan tugasnya secara optimal.(bdt)

IMG 20260803 WA0001
Hukum

Seorang pria ditemukan meninggal dunia di area persawahan Dusun Lemo Tua, Desa Kuajang, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar, Minggu (2/8/2026). Aparat gabungan dari Polres Polewali Mandar dan Polsek Binuang langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengungkap penyebab kematian korban.

IMG 20260712 WA00071
Berita

Sebuah sepeda motor milik pengunjung dilaporkan hilang akibat aksi pencurian di lingkungan RSUD Hajjah Andi Depu, Polewali Mandar, pada siang hari. Pihak rumah sakit memastikan telah berkoordinasi dengan kepolisian dan menegaskan tidak akan lepas tangan dalam mengawal penanganan kasus tersebut.

Screenshot 20260706 140115 Gallery
Hukum

UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung (KPHL) Mapilli mengamankan satu unit alat berat yang diduga digunakan untuk membuka akses jalan di dalam kawasan hutan di Desa Sabura, Kecamatan Bulo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman). Senin 06 Juli 2026.