Pendidikan

Nahkodai APPM Polman Kota Pare-pare, Amin Kuatkan Soliditas Mahasiswa Polman

×

Nahkodai APPM Polman Kota Pare-pare, Amin Kuatkan Soliditas Mahasiswa Polman

Sebarkan artikel ini
IMG 20251027 WA0016 scaled
Muhammad Amin Hasman Kausu sebagai Formatur Ketua Umum APPM POLMAN KOTA PAREPARE.

PARE-PARE, POJOKRAKYAT — Forum Musyawarah Besar (MUBES) XI Aliansi Pemuda Pelajar Mahasiswa (APPM) Polewali Mandar Kota Parepare secara resmi menetapkan Saudara Muhammad Amin Hasman Kausu sebagai Formatur Ketua Umum APPM POLMAN KOTA PAREPARE untuk periode 2025-2026.

Pemilihan berlangsung secara aklamasi dalam Sidang Pleno V MUBES yang digelar di Aula KNPI Kota Parepare pada Sabtu, 25 Oktober 2025.

MUBES XI APPM POLMAN KOTA PAREPARE dibuka secara resmi oleh Dewan Senior, Kakanda Ahmad Fauzi Said, S.H., yang sekaligus menjabat sebagai Koordinator Steering Committee (SC) pada MUBES kali ini.

Dalam suasana penuh semangat kebersamaan dan persaudaraan antar pemuda, pelajar, dan mahasiswa, forum peserta MUBES sepakat menetapkan Muhammad Amin Hasman Kausu sebagai Ketua Umum APPM Polman Kota Parepare untuk periode mendatang. Sebelumnya, terdapat dua calon, yakni Riskawati (01) dan Muhammad Amin Hasman Kausu (02), yang keduanya telah memenuhi Uji Kelayakan yang dilakukan langsung oleh Tim Steering Committee (SC) dan memenuhi seluruh syarat administratif.

“APPM POLMAN KOTA PAREPARE membutuhkan energi baru serta sinergi antara pemuda, pelajar, dan mahasiswa yang tengah menempuh pendidikan di Parepare. Saya siap menjadikan APPM POLMAN KOTA PAREPARE ini sebagai wadah yang dapat memfasilitasi teman-teman yang tengah menempuh pendidikan di kota ini dengan prinsip Sinergitas, Intelektualitas, dan Profesionalitas. Selain itu, organisasi ini juga diharapkan dapat merespons isu-isu yang menjadi keresahan masyarakat. Sebagai organisasi kedaerahan yang berasal dari Polewali Mandar, kita bersama-sama akan berupaya memajukan kehidupan masyarakat, khususnya di Kabupaten Polewali Mandar,” ujar Muhammad Amin Hasman Kausu dalam sambutan perdananya setelah ditetapkan.

Pelaksanaan MUBES XI ini menjadi momentum penting bagi para kader APPM Polman Kota Parepare untuk memikirkan calon pemimpin yang mampu meneruskan tongkat estafet kepemimpinan demi kemajuan Polewali Mandar ke depan. Hadir dalam kegiatan ini Dewan Senior serta para kader APPM Polman Kota Parepare.

Sementara itu, Ketua Umum demisioner periode 2024-2025, Muhammad Akmal Muhajir, yang sebelumnya memimpin organisasi hingga pelaksanaan MUBES XI, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan peserta yang telah menjaga dinamika forum tetap kondusif.

“Proses demokrasi dalam MUBES ini telah berjalan dengan baik dan sesuai konstitusi. Kami berharap kepemimpinan yang baru dapat membawa APPM POLMAN KOTA PAREPARE semakin aktif dan relevan terhadap isu-isu masyarakat Polman di masa depan,” kata Muhammad Akmal Muhajir.

Dengan terpilihnya Muhammad Amin Hasman Kausu secara aklamasi, APPM POLMAN KOTA PAREPARE memasuki babak baru dalam kepemimpinan yang diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara pemuda, pelajar, mahasiswa, dan pemerintah daerah di Polewali Mandar dalam berbagai sektor pembangunan daerah.(bdt)

IMG 20260725 WA0007
Pendidikan

Lembaga Pers Mahasiswa (Lapersma) ITBM Polewali Mandar bekerja sama dengan Majelis Pustaka dan Informasi PWM Sulawesi Barat menggelar Rapat Kerja dan Pelatihan Jurnalistik di lingkungan Kampus ITBM Polman, Ugi Baru, Kecamatan Mapilli, Jumat (25/7/2026). Kegiatan ini diikuti oleh 12 orang mahasiswa sebagai peserta.

IMG 20260724 WA0003
Pendidikan

Sebanyak tujuh guru berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dipercaya menduduki jabatan definitif sebagai kepala sekolah di Kabupaten Polewali Mandar (Polman). Selain itu, puluhan guru PPPK lainnya juga ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) kepala sekolah untuk mengisi kekosongan jabatan di sejumlah sekolah.

Screenshot 20260723 201934 Gallery
Pendidikan

POLMAN, POJOKRAKYAT — Dinas Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar (Polman) Anggarkan Rp. 250 jutaan untuk pendataan sekolah rusak Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah pertama (SMP) yang tersebar disejumlah Kecamatan di Polman. Rabu 23 Juli 2026.

Data dan informasi yang dihimpun, pendataan tingkat kerusakan sekolah ini tersebar dibeberapa Kecamatan dengan nilai anggaran yang berbeda-beda.

1. Wilayah Kecamatan Limboro, Alu dan Tutar Rp. 50 Juta.
2. Wilayah Kecamatan Binuang, Polewali, Anreapi dan Matakali Rp. 41 juta.
2. Wilayah Wonomulyo, Tapango dan Matangnga Rp. 31 Juta.
3. Wilayah Campalagian, Balanipa dan Tinambung Rp. 43 juta.
4. Mapilli, Luyo dan Bulo Rp. 33 Juta.
5. Pendataan Sekolah rusak SMP Rp. 52 juta

Kepala Bidang Sarana Prasarana Dinas Pendidikan (Sarpras) Gunawan menjelaskan bahwa pendataan sekolah rusak untuk menindaklanjuti hasil temuan dari BPK, karena data tingkat kerusakan yang terinput di Dapodik yang dilakukan oleh sekolah dianggap belum valid oleh BPK sehingga kita Menindaklanjuti temuan BPK tersebut dengan melakukan pendataan dan verifikasi kembali di semua SD dan SMP di Kab. Polman.

“kita melibatkan 20 orang tenaga ahli yang memiliki latar pendidikan teknik yang mengerti tentang analisis kerusakan bangunan,” jelas Kepala Bidang Sarpras Gunawan.

Inti dari kegiatan tersebut adalah Menindaklanjuti rekomendasi BPK seandainya tidak ada temuan atau rekomendasi BPK Kami tidak akan melakukan proses itu karena memang sudah dilakukan oleh sekolah, namun datanya dianggap belum valid oleh BPK sehingga kami melakukan proses pendataan kembali yang dilakukan oleh tim teknis yang punya latar belakang pendidikan teknis. Tegasnya.

Sementara untuk besaran anggaran tiap Kecamatan berbeda, Gunawan menjelaskan, “kalau saya tidak salah, dihitung secara proporsional berdasarkan jumlah sekolah yang diverifikasi kembali dan dihitung analisis tingkat kerusakannya.” tuturnya

Ia menambahkan, jika dilihat dari total anggaran bisa digunakan untuk rehabilitasi ruangan satu kelas, tetapi Rp. 250 juta ini dibagi 420 sekolah nilai anggaran untuk satu sekolah hanya Rp. 500 ribuan saja.

“Setiap sekolah memiliki 12 ruang kelas yang dilakukan pendataan dan perhitungan, sebenarnya anggaran ini sangat kecil.” ujarnya.

Ia menargetkan pendataan ini rampung pada bulan Agustus yang akan datang.(arf)

IMG 20260515 WA0003
Pendidikan

Ribuan pasang mata larut dalam suasana haru, khidmat, dan penuh kebanggaan pada pelaksanaan Khataman Sharaf XI dan Haflatul Ikhtitam VIII Pondok Pesantren Al-Risalah Batetangnga, Kamis, 14 Mei 2026. Di tengah derasnya arus zaman, krisis adab, dan tantangan moral generasi muda, pesantren kembali ditegaskan sebagai benteng terakhir penjaga akhlak dan karakter bangsa.