Berita

Benahi Jalan ke TPA Sementara, Ketua DPRD Polman Sumbangkan 30 Truk Timbunan Sertu

Pojoknews
×

Benahi Jalan ke TPA Sementara, Ketua DPRD Polman Sumbangkan 30 Truk Timbunan Sertu

Sebarkan artikel ini
Screenshot 20260109 134638 Gallery
Ketua DPRD Polman Fahri Fadly didampingi Ketua Komisi III Sarinah saat memimpin RDP terkait persoalaan sampah di Wonomulyo.

POLMAN, POJOKRAKYAT.ID — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Polewali Mandar (Polman) merogoh kocek pribadinya untuk membantu pembenahan akses jalan menuju Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sementara.

Ketua DPRD Polman, Fahri Fadly, menyatakan kesiapannya menyumbangkan sebanyak 30 truk material timbunan sertu guna memperbaiki kondisi jalan menuju TPA. Upaya tersebut dilakukan agar jalan tidak lagi licin dan mobilisasi pengangkutan sampah dapat berjalan lancar.

“Terkait kebutuhan timbunan, kapan pun akan dikerjakan saya siap menurunkan material timbunan untuk jalan menuju TPA,” tegas Fahri Fadly.

Ia juga meminta Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Polman segera menurunkan alat berat agar kerusakan jalan tidak semakin parah dan tidak berlarut-larut.

Bantuan yang diberikan Ketua DPRD Polman tersebut disambut baik oleh Kepala DLHK Polman, Jumadil. Menurutnya, kebutuhan sementara timbunan sertu memang mencapai 30 truk. Pasalnya, jika hanya dilakukan perataan menggunakan grader, kondisi jalan justru berpotensi semakin turun karena karakter tanah di lokasi tersebut berupa tanah merah. (bdt)

IMG 20260618 WA0004
Berita

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Polewali Mandar(Polman) menyerahkan Surat Keterangan Keberadaan( SKK )kepada Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Ikatan Jurnalis Sulawesi Barat(IJS) Kabupaten Polman. Penyerahan dilaksanakan di Sekretariat IJS Polman,jalan durian, Kelurahan Polewali, Kecamatan Polewali pada hari Kamis, 18 Juni 2026.

Screenshot 20260602 185432 Gallery
Berita

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Polewali Mandar (Polman) mendorong pembentukan forum rembuk desa di seluruh desa sebagai upaya memperbaiki dan memutakhirkan data kemiskinan. Langkah tersebut dinilai penting agar penyaluran bantuan sosial tepat sasaran.