POLMAN, POJOKRAKYAT — Persatuan Guru Agama Islam (AGPAI) Kabupaten Polewali Mandar kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat melalui program “Kemenag Berbagi” yang diinisiasi atas arahan Kepala Seksi Kementerian Agama. Minggu 19 April 2026.
Melalui kegiatan sosial tersebut, para guru agama Islam menggalang donasi untuk membantu meringankan beban keluarga Zulkifli di Bulubawang Desa Patampanua. Aksi kemanusiaan ini dilakukan di sela-sela kesibukan mereka sebagai tenaga pendidik, bahkan tetap aktif dilaksanakan pada hari libur.
Zulkifli merupakan warga kurang mampu yang tengah menderita sakit parah yang dirawat oleh ibunya seorang diri. Ibunya pun setiap hari mencari buah kelapa jatuh untuk dapat membiayai pengobatan Zulkifli.

Kegiatan bakti sosial ini merupakan bentuk nyata pengamalan nilai-nilai ajaran Islam, khususnya dalam hal tolong-menolong terhadap sesama. “Kami berharap masyarakat terus menumbuhkan kepedulian sosial sebagai bagian dari implementasi pendidikan agama,” ujarnya.
Selain membantu masyarakat kurang mampu, termasuk fakir miskin dan lanjut usia, kegiatan AGPAI Berbagi juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antara guru dan masyarakat.
Sementara itu, Pengawas Guru Agama Islam menegaskan bahwa sekitar 600 guru agama di Polewali Mandar diharapkan dapat menjadi garda terdepan dalam membina akhlak generasi muda, khususnya di lingkungan sekolah.
Namun demikian, ia juga menyoroti sejumlah tantangan yang dihadapi para guru di lapangan. Menurutnya, keberhasilan dalam membina generasi tidak terlepas dari dukungan pemerintah, terutama Dinas Pendidikan, dalam meningkatkan kesejahteraan dan keselamatan guru.
“Masih banyak guru, khususnya yang bertugas di daerah terpencil, harus berangkat dini hari demi memenuhi kewajiban absensi online. Kondisi ini terkadang membuat mereka mengabaikan faktor keselamatan,” ungkapnya.
Dalam kegiatan tersebut, total donasi yang berhasil dihimpun mencapai Rp2.070.000. Bantuan disalurkan dalam bentuk paket sembako dan uang tunai, meliputi mi instan, telur, buah-buahan, biskuit, air mineral, roti, beras, serta kebutuhan pokok lainnya.
Melalui program ini, AGPAI berharap semangat kepedulian sosial terus tumbuh di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat peran guru sebagai teladan dalam kehidupan bermasyarakat.(arf)













