Berita

Dialog “Membangun Polman dari Luar Pemerintahan”, Kritik Dinilai Instrumen Penting Pembangunan

Pojoknews
×

Dialog “Membangun Polman dari Luar Pemerintahan”, Kritik Dinilai Instrumen Penting Pembangunan

Sebarkan artikel ini
Screenshot 20260618 133637 Gallery
Suasana dialog yang digelar skor news yang dihadiri Ketua DPRD Polman Fahri Fadly. Rabu 17 Juni 2026.

POLMAN, POJOKRAKYAT — Sejumlah tokoh pemerintahan, aktivis, dan insan pers menghadiri dialog bertajuk “Membangun Polman dari Luar Pemerintahan” yang digelar di Dominos Cafe, Madatte, Kecamatan Polewali, Rabu (17/6/2026).

Kegiatan ini diprakarsai oleh media nasional Skor News yang kini memasuki usia ke-14 tahun, bekerja sama dengan Direktur Logos Politika, Maemunis. Dialog tersebut menjadi ruang diskusi berbagai elemen masyarakat untuk membahas peran masyarakat dalam mendukung pembangunan Kabupaten Polewali Mandar (Polman).

Dialog ini dihadiri oleh tokoh pejuang Sulbar Syahrir Hamdani, Ketua DPRD Polman Fahri Fadly, Wakil Ketua Komisi I Ilham, Kepala Dinas Kominfo Andi Himawan, Kasdim Polman dan para peserta yang terdiri dari organisasi kepenudaan dan aktivis Polman.

Direktur Skor News, Awi Mandar, menegaskan bahwa kritik seharusnya dipandang sebagai bagian penting dalam proses pembangunan daerah, bukan sebagai ancaman bagi pemerintah.

“Pemerintah terkadang salah memahami kritik. Padahal kritik adalah instrumen penting dalam pembangunan, baik yang disampaikan oleh adik-adik aktivis maupun oleh media,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Polman Fahri Fadly menyampaikan bahwa setiap pemimpin memiliki gaya kepemimpinan yang berbeda dengan tujuan yang sama, yakni membangun daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, pembangunan tidak dapat berjalan optimal tanpa dukungan dan kesadaran masyarakat. Ia menilai tema dialog yang mengangkat peran masyarakat di luar pemerintahan sangat relevan dalam mendorong kemajuan daerah.

“Membangun daerah membutuhkan dorongan dan partisipasi semua pihak. Saya sepakat dengan tema ini, apalagi banyak dihadiri aktivis. Ini adalah bagian dari upaya bersama untuk membangun Polman,” katanya.

Ia juga menyoroti potensi sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki Polman sebagai modal besar pembangunan. Dengan jumlah aparatur sipil negara (ASN) dan SDM yang cukup besar, menurutnya diperlukan kolaborasi serta ruang dialog untuk menyelesaikan berbagai persoalan daerah.
“Kita harus duduk bersama menyelesaikan persoalan yang ada. Saya yakin pembangunan tidak akan berjalan tanpa dukungan masyarakat. Sharing seperti yang dilaksanakan hari ini merupakan salah satu upaya membantu pemerintah menjalankan pembangunan,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Ketua DPRD Polman juga menyinggung persoalan tata ruang dan lingkungan, khususnya pembangunan perumahan yang selama ini kurang memperhatikan sistem drainase dan resapan air.

“Banyak perumahan yang dibangun sejak dahulu tanpa memperhatikan drainase dan resapan air. Dampaknya kini menjadi salah satu persoalan yang dihadapi pemerintah daerah,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Polman, Andi Himawan, menegaskan bahwa pemerintah daerah terbuka terhadap kritik dan masukan dari masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar telah menyiapkan layanan khusus sebagai wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, saran, maupun keluhan terkait pelayanan publik dan pembangunan daerah.

“Pemerintah terbuka terhadap kritik dan masukan masyarakat. Kami juga telah menyiapkan layanan khusus yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan aspirasinya,” ujar Andi Himawan.(bdt)

IMG 20260618 WA0004
Berita

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Polewali Mandar(Polman) menyerahkan Surat Keterangan Keberadaan( SKK )kepada Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Ikatan Jurnalis Sulawesi Barat(IJS) Kabupaten Polman. Penyerahan dilaksanakan di Sekretariat IJS Polman,jalan durian, Kelurahan Polewali, Kecamatan Polewali pada hari Kamis, 18 Juni 2026.

Screenshot 20260602 185432 Gallery
Berita

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Polewali Mandar (Polman) mendorong pembentukan forum rembuk desa di seluruh desa sebagai upaya memperbaiki dan memutakhirkan data kemiskinan. Langkah tersebut dinilai penting agar penyaluran bantuan sosial tepat sasaran.