Pendidikan

Tujuh Guru PPPK Dipercaya Jabat Kepala Sekolah Definitif di Polman

×

Tujuh Guru PPPK Dipercaya Jabat Kepala Sekolah Definitif di Polman

Sebarkan artikel ini
IMG 20260724 WA0003
Kepala Sub Kepegawaian Dinas Pendidikan Polman Nurjannah.

POLMAN, POJOKRAKYAT.ID – Sebanyak tujuh guru berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dipercaya menduduki jabatan definitif sebagai kepala sekolah di Kabupaten Polewali Mandar (Polman). Selain itu, puluhan guru PPPK lainnya juga ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) kepala sekolah untuk mengisi kekosongan jabatan di sejumlah sekolah. Jum’at 24 Juli 2026.

Kepala Sub Bagian Kepegawaian Dinas Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar, Habsah, mengatakan penunjukan guru PPPK sebagai Plt kepala sekolah dilakukan karena adanya kekosongan jabatan di sekolah tempat mereka bertugas.

“Plt merupakan tugas tambahan yang diberikan kepada guru di sekolah tersebut. Jika diambil dari sekolah lain akan menyulitkan karena harus bolak-balik mengajar. Salah satu syaratnya juga telah menyetor Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) selama dua tahun,” kata Habsah.

Ia menjelaskan, meski dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik) terdapat ketentuan masa kerja delapan tahun, guru PPPK yang ditunjuk meski baru sekitar lima tahun berstatus PPPK tetap memenuhi syarat karena sebelumnya telah mengabdi sebagai tenaga honorer.

Menurut Habsah, secara keseluruhan terdapat 25 jabatan kepala sekolah yang diisi oleh guru PPPK, baik sebagai pejabat definitif maupun Pelaksana Tugas. Rinciannya, sembilan guru PPPK di jenjang taman kanak-kanak (TK) dan empat guru PPPK di jenjang sekolah menengah pertama (SMP) menjabat sebagai Plt kepala sekolah.

Sementara itu, tujuh guru PPPK yang diangkat sebagai kepala sekolah definitif tersebar di sejumlah sekolah dasar (SD) dan SMP di Kabupaten Polewali Mandar.(gl/red)

IMG 20260725 WA0007
Pendidikan

Lembaga Pers Mahasiswa (Lapersma) ITBM Polewali Mandar bekerja sama dengan Majelis Pustaka dan Informasi PWM Sulawesi Barat menggelar Rapat Kerja dan Pelatihan Jurnalistik di lingkungan Kampus ITBM Polman, Ugi Baru, Kecamatan Mapilli, Jumat (25/7/2026). Kegiatan ini diikuti oleh 12 orang mahasiswa sebagai peserta.

Screenshot 20260723 201934 Gallery
Pendidikan

POLMAN, POJOKRAKYAT — Dinas Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar (Polman) Anggarkan Rp. 250 jutaan untuk pendataan sekolah rusak Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah pertama (SMP) yang tersebar disejumlah Kecamatan di Polman. Rabu 23 Juli 2026.

Data dan informasi yang dihimpun, pendataan tingkat kerusakan sekolah ini tersebar dibeberapa Kecamatan dengan nilai anggaran yang berbeda-beda.

1. Wilayah Kecamatan Limboro, Alu dan Tutar Rp. 50 Juta.
2. Wilayah Kecamatan Binuang, Polewali, Anreapi dan Matakali Rp. 41 juta.
2. Wilayah Wonomulyo, Tapango dan Matangnga Rp. 31 Juta.
3. Wilayah Campalagian, Balanipa dan Tinambung Rp. 43 juta.
4. Mapilli, Luyo dan Bulo Rp. 33 Juta.
5. Pendataan Sekolah rusak SMP Rp. 52 juta

Kepala Bidang Sarana Prasarana Dinas Pendidikan (Sarpras) Gunawan menjelaskan bahwa pendataan sekolah rusak untuk menindaklanjuti hasil temuan dari BPK, karena data tingkat kerusakan yang terinput di Dapodik yang dilakukan oleh sekolah dianggap belum valid oleh BPK sehingga kita Menindaklanjuti temuan BPK tersebut dengan melakukan pendataan dan verifikasi kembali di semua SD dan SMP di Kab. Polman.

“kita melibatkan 20 orang tenaga ahli yang memiliki latar pendidikan teknik yang mengerti tentang analisis kerusakan bangunan,” jelas Kepala Bidang Sarpras Gunawan.

Inti dari kegiatan tersebut adalah Menindaklanjuti rekomendasi BPK seandainya tidak ada temuan atau rekomendasi BPK Kami tidak akan melakukan proses itu karena memang sudah dilakukan oleh sekolah, namun datanya dianggap belum valid oleh BPK sehingga kami melakukan proses pendataan kembali yang dilakukan oleh tim teknis yang punya latar belakang pendidikan teknis. Tegasnya.

Sementara untuk besaran anggaran tiap Kecamatan berbeda, Gunawan menjelaskan, “kalau saya tidak salah, dihitung secara proporsional berdasarkan jumlah sekolah yang diverifikasi kembali dan dihitung analisis tingkat kerusakannya.” tuturnya

Ia menambahkan, jika dilihat dari total anggaran bisa digunakan untuk rehabilitasi ruangan satu kelas, tetapi Rp. 250 juta ini dibagi 420 sekolah nilai anggaran untuk satu sekolah hanya Rp. 500 ribuan saja.

“Setiap sekolah memiliki 12 ruang kelas yang dilakukan pendataan dan perhitungan, sebenarnya anggaran ini sangat kecil.” ujarnya.

Ia menargetkan pendataan ini rampung pada bulan Agustus yang akan datang.(arf)

IMG 20260515 WA0003
Pendidikan

Ribuan pasang mata larut dalam suasana haru, khidmat, dan penuh kebanggaan pada pelaksanaan Khataman Sharaf XI dan Haflatul Ikhtitam VIII Pondok Pesantren Al-Risalah Batetangnga, Kamis, 14 Mei 2026. Di tengah derasnya arus zaman, krisis adab, dan tantangan moral generasi muda, pesantren kembali ditegaskan sebagai benteng terakhir penjaga akhlak dan karakter bangsa.

IMG 20260419 WA0013
Pendidikan

“Dari 2.032 pendaftar se-Indonesia, hanya 302 yang dinyatakan lolos, dan di Sulawesi Barat hanya Mandar Peduli Lingkungan yang mendapat kesempatan ini. Ini menjadi amanah besar bagi kami untuk terus bergerak,” ujar Trisno.