POLMAN,POJOKRAKYAT – Lembaga Pers Mahasiswa (Lapersma) ITBM Polewali Mandar bekerja sama dengan Majelis Pustaka dan Informasi PWM Sulawesi Barat menggelar Rapat Kerja dan Pelatihan Jurnalistik di lingkungan Kampus ITBM Polman, Ugi Baru, Kecamatan Mapilli, Jumat (25/7/2026). Kegiatan ini diikuti oleh 12 orang mahasiswa sebagai peserta.
Ketua Panitia Pelaksana, Salman Unding, menyampaikan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa di bidang jurnalistik, sekaligus memperkuat pemahaman literasi informasi di tengah perkembangan era digital. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Lapersma ITBM Polewali Mandar, Baharuddin.
Pelatihan ini menghadirkan tiga narasumber utama, yaitu Agung Hidayat, S.Bns. (Magister Publik dan Informasi Pemerintahan Sulawesi Barat); Supriadi, S.Pd.I. (Pimpinan Redaksi sandeqnews.id); serta Basri, S.Kom., M.Kom. (Co-Founder Academy Digital Mandiri Nusantara).
Pada sesi pertama, Agung Hidayat menyampaikan materi tentang dasar-dasar jurnalistik, peran penting informasi dalam kehidupan publik, serta urgensi membangun budaya literasi yang bertanggung jawab seiring pesatnya kemajuan teknologi informasi.
Selanjutnya, Supriadi membawakan materi bertajuk “Jurnalis Muda dan Kekuatan Informasi: Memahami Peran Media Massa, Opini Publik, dan Geopolitik Dunia”. Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa informasi memiliki pengaruh sangat besar dalam membentuk cara pandang manusia sejak awal peradaban hingga masa kini. Ia juga mengingatkan pentingnya membedakan fakta dan opini, serta menyadari bahwa penyebaran informasi sering kali dipengaruhi berbagai kepentingan. Oleh karena itu, setiap jurnalis wajib menjunjung tinggi prinsip verifikasi, berpikir kritis, dan berpegang teguh pada etika jurnalistik.
Sementara itu, Basri memaparkan materi mengenai pengelolaan situs web dan media sosial sebagai sarana publikasi yang efektif di era digital. Peserta dibekali pemahaman terkait strategi pengembangan media digital, pengelolaan konten, serta pemanfaatan berbagai platform secara profesional dan bertanggung jawab.
Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan dapat meningkatkan kompetensi jurnalistik dan literasi digital, serta mampu menghasilkan karya jurnalistik yang akurat, berimbang, dan bermanfaat luas. Pelatihan ini juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memperkuat peran pers kampus sebagai sarana edukasi, penyebaran informasi, serta kontrol sosial di lingkungan akademik.(Rls)













