Berita

Penunjukan Plt Kepala Dinas PMD dan BPBD Polman Dipertanyakan

Pojoknews
×

Penunjukan Plt Kepala Dinas PMD dan BPBD Polman Dipertanyakan

Sebarkan artikel ini
Screenshot 20240904 213621
Suasana RDP terkait penunjukan PLT kepala Dinas PMD dan BPBD Polman.

POLMAN, POJOKRAKYAT — Desak evaluasi, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Polewali Mandar pertanyakan penunjukan Tanawali sebagai pelaksana tugas Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) dan Sulaiman Mekka sebagai Plt. Kepala Badan Penanggulanan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Polman di evaluasi Rabu 04 September.

Ketua HMI Polman Muh Ridwan menyampaikan penunjukan yang telah diakomodir oleh Pj Bupati dengan sendirinya mengkonfirmasi bahwa sumber daya Aparatur sipil Negara (ASN) di Polman itu sedikit yang menurutnya penghinaan terhadap ASN di Polman.

“Harusnya PJ Bupati hadir untuk memberikan kesempatan kepada orang-orang yang mempuni yang punya kapasitas dan masih ada yang lebih tinggi kepangkatan dan pengalamannya, jangan karena ada tendensi lain sehingga ini kemudian didorong,” jelas Ketua HMI Polman Muh Ridwan.

Lanjutnya, seorang pejabat yang memegang dua jabatan yakni menjadi Camat dan juga menjabat Kadis PMD itu tidak akan efektif karena tugasnya akan terganggu.

Ridwan menyampaikan kriteria kualifikasi sesuai dengan bidang tugas yang akan dilaksanakan dan memiliki jenjang jabatan setara atau satu tingkat lebih rendah dari jenjang jabatan yang akan ditugaskan.

“Apa kriteria penunjukan Plt PMD dan BPBD yang perlu dilihat secara objektif,nah penunjukan ini terkesan ada kedekatan.” tandas Muh Ridwan.

Kepala BKPP Polman Mukim menjelaskan Plt hanya bersifat penugasan yang tidak meninggalkan tugasnya sebelumnya dan Plt atau Plh ada kriterianya yakni memiliki kompetensi dan tidak ada tunjangan jabatan dan tetap ada pertimbangan dari pimpinan dan yang terpenting tidak melanggar.

“sepanjang regulasi tidak dilanggar tidak menjadi masalah, SDM mempuni tetapi untuk pengisian jabatan itu butuh waktu paling singkat dua tiga bulan karena ada proses di BKN.” jelas Kepala BKPP Polman Mukim.

Plt itu sifatnya sementara yang bisa di evaluasi jangankan tiga bulan satu bulan saja sudah bisa di evaluasi dan dari sisi pengangaran tidak ada beban karena tidak mendapat tunjangan jabatan.

Ditempat yang sama, Pejabat Sekda Polman I Nengah Tri Sumadana mengatakan, aspirasi yang difasilitasi oleh DPRD Polman kami dari Pemkab sudah menyampaikan regulasi yang menjadi dasar kebijakan Pj Bupati Polman yang secara regulasi tidak ada yang dilanggar.

“Pj Bupati selaku pembina kepegawaian telah memberikan pertimbangan yang menjadi hak prerogatif beliau selaku Pj Bupati,” jelas Plt Sekda Polman I Nengah Tri Sumadana.

Sementara terkait permintaan anggota Dewan dan HMI untuk evaluasi penunjukan dua pejabat tersebut I Nengah akan menyampaikan dinamika yang berkembang pada forum aspirasi kepada Pj Bupati Polman. Untuk evaluasi beliau yang akan mengambil kebijakan.

“Di surat edaran BKN nomor 1 tahun 2021 Plt atau Plh bisa ditunjuk oleh Pejabat satu tingkat dibawah jabatan tersebut dan secara kompetensi yang bersangkutan memadai untuk menjalankan tugas sebagai Plt.” terangnya.

Sepaham dengan HMI Polman, Anggota Fraksi Golkar Agus Pranoto menilai para pejabat yang hadir yakni Kepala BKPP Polman Mukim, Asisten I Agusniah, Sekda Polman I Nengah dan lainnya hanya mengamankan kebijakan.

“Keputusan ini benar tapi tidak tepat, masih ada yang lebih baik, kalau penilaian masalah pintar, masih lebih pintar mana camat atau sekertaris yang ada disana yang setiap hari di PMD.” tegas Ketua Fraksi Golkar Agus Pranoto.

RDP terkait penunjukan Tanawali sebagai Kepala Dinas PMD dan Sulaiman Mekka sebagai Kepala BPBD Polman ini dipimpin oleh Ketua DPRD Polman sementara Muh Yusuf Tato didampingi ketua-ketua fraksi DPRD Polman.(bdt)

Screenshot 20260602 185432 Gallery
Berita

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Polewali Mandar (Polman) mendorong pembentukan forum rembuk desa di seluruh desa sebagai upaya memperbaiki dan memutakhirkan data kemiskinan. Langkah tersebut dinilai penting agar penyaluran bantuan sosial tepat sasaran.

Screenshot 20260602 220559 Chrome
Berita

POLEWALI MANDAR — Ketua DPRD Polewali Mandar, Fahry Fadly, menghadiri sekaligus membuka kompetisi sepak bola usia dini kategori U-10 dan U-12 dalam rangka Pra Piala Presiden di Lapangan Sport Center HSM Mapilli, Kecamatan Luyo, Minggu (31/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan sepak bola usia dini sekaligus wadah menumbuhkan karakter generasi muda melalui olahraga.

Dalam sambutannya, Fahry menegaskan bahwa turnamen usia dini memiliki peran penting dalam membentuk disiplin, sportivitas, hingga mental juara bagi anak-anak.

“Kegiatan seperti ini memiliki nilai yang sangat penting, bukan hanya sebagai ajang kompetisi olahraga, tetapi juga sebagai sarana pembinaan karakter, disiplin, sportivitas, kerja sama tim, dan mental juara bagi generasi muda,” ujar Fahry.

Menurutnya, pembinaan yang dilakukan sejak dini akan membuka peluang lahirnya atlet-atlet berbakat yang nantinya mampu membawa nama daerah ke tingkat lebih tinggi.

Ketua DPRD Polman, Fahry Fadly memberikan sambutan pada pembukaan kompetisi Pra Piala Presiden U-10 dan U-12

“Dari lapangan inilah kita berharap lahir bibit-bibit pesepak bola berbakat yang kelak dapat mengharumkan nama Polewali Mandar, Sulawesi Barat, bahkan Indonesia,” katanya.

Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar menjadikan kompetisi sebagai sarana belajar dan membangun mental positif, bukan hanya mengejar kemenangan semata.

“Kepada seluruh peserta, saya berpesan agar bertanding dengan semangat, menjunjung tinggi sportivitas, menghormati wasit, pelatih, dan sesama pemain. Menang atau kalah adalah hal biasa dalam pertandingan, tetapi karakter yang baik dan semangat pantang menyerah adalah kemenangan yang sesungguhnya,” lanjutnya.

Fahry menegaskan, DPRD Polewali Mandar mendukung pembinaan olahraga usia dini sebagai bagian dari investasi pembangunan sumber daya manusia unggul di daerah.

“DPRD Kabupaten Polewali Mandar mendukung upaya pembinaan olahraga usia dini sebagai bagian dari investasi pembangunan sumber daya manusia yang unggul. Semoga kegiatan ini dapat berlangsung dengan lancar, aman, dan menghasilkan atlet-atlet muda yang berprestasi,” tutupnya.