Daerah

Mantan Kadis Hingga Aktivis Ikut Seleksi Pengurus Dewan Pendidikan

×

Mantan Kadis Hingga Aktivis Ikut Seleksi Pengurus Dewan Pendidikan

Sebarkan artikel ini
Screenshot 2024 0119 075119
Kantor Bupati Polman.

POLEWALI, POJOK RAKYAT — Penjaringan bakal calon pengurus Dewan Pendidikan (DP) Kabupaten Polewali Mandar, nama mantan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Polewali Mandar Andi Masri Masdar menjadi salah satu peserta yang dinyatakan lulus seleksi administrasi.

Berdasarkan data dan informasi yang dihimpun, terdapat 30 orang yang mendaftarkan diri sebagai calon pengurus Dewan Pendidikan Kabupaten Polman tetapi hanya 26 yang dinyatakan lolos ketahap seleksi wawancara dan pemaparan makalah serta kurikulum vitae setiap calon yang akan dilaksanakan setelah masa sanggah berakhir.

Ketua Penjaringan calon pengurus DP Polman Muhlis Hannan menyampaikan, sudah ada pengumuman yang sampai batas waktunya ada 30 orang yang mendaftar tapi 26 yang lolos seleksi administrasi dan yang tidak lengkap ini diberikan waktu melakukan perbaikan untuk masa sanggah yang akan dibuka mulai tanggal 18 sampai tanggal 20 November.

Ia membenarkan salah satu yang lolos seleksi administrasi yakni Andi Masri Masdar. Muhlis Hannan mengatakan, Andi Masri memenuhi semua persyaratan yang dipersyaratkan sebagai calon Pengurus DP Polman.

“Penjaringan ini terbuka untuk umum tidak ada diskriminasi didalam penjaringan,” jelas Ketua Panitia Penjaringan pengurus Dewan Pendidikan Polman Muhlis Hannan saat dikonfirmasi Senin 18 November.

Lanjutnya, ditahap selanjutnya setiap calon akan mempresentasikan karyanya dan mengikuti proses wawancara dan salah satunya terkait dengan gagasan tentang Pendidikan.

Muhlis Hannan mengatakan, Dewan Pendidikan merupakan lembaga independen yang setara dengan Pemda dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

Ia juga menyampaikan sejauh ini belum ada peserta yang memasukkan sanggahan atas pengumuman hasil seleksi administrasi.(bdt)

Screenshot 20260802 130012 Gallery
Daerah

DPRD Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, mengusulkan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) untuk pengawasan dan evaluasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dinilai belum optimal.

IMG 20260729 WA0003
Daerah

Pemuda Desa Paku, Abd. Rahman S, melontarkan kritik keras terhadap operasional Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Desa Paku yang dibangun dengan anggaran sekitar Rp17 miliar. Menurutnya, berbagai persoalan yang mulai bermunculan di lapangan menjadi alarm bahwa pemerintah tidak boleh hanya berhenti pada pembangunan fisik, tetapi harus bertanggung jawab memastikan seluruh sistem benar-benar bekerja.