BeritaDaerahPendidikanPolitikSosial & Budaya

21 Tahun Jadi Honorer Bapenda Polman, Basri Harap Rumahnya Tersentuh Program Bedah Rumah

admin
×

21 Tahun Jadi Honorer Bapenda Polman, Basri Harap Rumahnya Tersentuh Program Bedah Rumah

Sebarkan artikel ini
IMG 20250820 WA0053

POJOK RAKYAT.ID— Di tengah Kota Polewali, masih ada kisah miris dari Basri, pegawai honorer Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Polewali Mandar (Polman) yang sudah mengabdi sejak 2004.

Selama 21 tahun bekerja, ia tetap berstatus tenaga honorer dengan gaji Rp1 juta per bulan. Dari penghasilan tersebut, Basri harus menanggung hidup istri dan tujuh anaknya. Untuk mencukupi kebutuhan, ia bekerja serabutan sebagai buruh bangunan ketika libur kantor.

Rumah sederhana berukuran 6 x 6 meter yang ia tempati di Lingkungan Gernas, Kelurahan Madatte, terlihat jauh dari layak huni. Lantainya masih tanah, dinding papan mulai lapuk dimakan usia, sementara bagian samping ditutup seng bekas untuk menahan rayap. Atapnya pun sebagian besar dari seng bekas.

“Kondisi rumah saya sudah sering difoto katanya untuk bedah rumah, tapi sampai sekarang belum pernah dapat bantuan,” kata Basri saat ditemui, Rabu 20 Agustus 2025.

Kondisi ekonomi juga memaksa anak keduanya putus sekolah di kelas dua SMA swasta. Bahkan untuk penerangan, Basri hanya bisa menyambung listrik dari rumah mertuanya. “Anak pertama sudah tamat SMA, tapi masih nganggur. Anak terakhir baru berusia satu tahun lebih,” tuturnya.

Basri pun menitipkan harapan kepada Pemkab Polman agar mempertimbangkan masa pengabdiannya. “Saya sudah empat kali ikut tes ASN dan PPPK, tapi belum lulus. Kalau ada kesempatan pengangkatan, tolong dibantu. Saya sudah mengabdi 21 tahun,” ujarnya penuh harap.

Basri adalah sosok seorang ayah yang bertarung melawan kerasnya roda kehidupan di Polman, dengan niat suci, ia melangkah menopang kebutuhan hidup istri dan ke tujuh putra putrinya tercinta.

(Ahmad G/*)

Screenshot 20260602 185432 Gallery
Berita

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Polewali Mandar (Polman) mendorong pembentukan forum rembuk desa di seluruh desa sebagai upaya memperbaiki dan memutakhirkan data kemiskinan. Langkah tersebut dinilai penting agar penyaluran bantuan sosial tepat sasaran.

Screenshot 20260602 220559 Chrome
Berita

POLEWALI MANDAR — Ketua DPRD Polewali Mandar, Fahry Fadly, menghadiri sekaligus membuka kompetisi sepak bola usia dini kategori U-10 dan U-12 dalam rangka Pra Piala Presiden di Lapangan Sport Center HSM Mapilli, Kecamatan Luyo, Minggu (31/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan sepak bola usia dini sekaligus wadah menumbuhkan karakter generasi muda melalui olahraga.

Dalam sambutannya, Fahry menegaskan bahwa turnamen usia dini memiliki peran penting dalam membentuk disiplin, sportivitas, hingga mental juara bagi anak-anak.

“Kegiatan seperti ini memiliki nilai yang sangat penting, bukan hanya sebagai ajang kompetisi olahraga, tetapi juga sebagai sarana pembinaan karakter, disiplin, sportivitas, kerja sama tim, dan mental juara bagi generasi muda,” ujar Fahry.

Menurutnya, pembinaan yang dilakukan sejak dini akan membuka peluang lahirnya atlet-atlet berbakat yang nantinya mampu membawa nama daerah ke tingkat lebih tinggi.

Ketua DPRD Polman, Fahry Fadly memberikan sambutan pada pembukaan kompetisi Pra Piala Presiden U-10 dan U-12

“Dari lapangan inilah kita berharap lahir bibit-bibit pesepak bola berbakat yang kelak dapat mengharumkan nama Polewali Mandar, Sulawesi Barat, bahkan Indonesia,” katanya.

Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar menjadikan kompetisi sebagai sarana belajar dan membangun mental positif, bukan hanya mengejar kemenangan semata.

“Kepada seluruh peserta, saya berpesan agar bertanding dengan semangat, menjunjung tinggi sportivitas, menghormati wasit, pelatih, dan sesama pemain. Menang atau kalah adalah hal biasa dalam pertandingan, tetapi karakter yang baik dan semangat pantang menyerah adalah kemenangan yang sesungguhnya,” lanjutnya.

Fahry menegaskan, DPRD Polewali Mandar mendukung pembinaan olahraga usia dini sebagai bagian dari investasi pembangunan sumber daya manusia unggul di daerah.

“DPRD Kabupaten Polewali Mandar mendukung upaya pembinaan olahraga usia dini sebagai bagian dari investasi pembangunan sumber daya manusia yang unggul. Semoga kegiatan ini dapat berlangsung dengan lancar, aman, dan menghasilkan atlet-atlet muda yang berprestasi,” tutupnya.