Daerah

Disdukcapil Serahkan 50 KIA untuk Anak Disabilitas di SLB Polewali

×

Disdukcapil Serahkan 50 KIA untuk Anak Disabilitas di SLB Polewali

Sebarkan artikel ini
IMG 20251112 WA0022
Foto bersama siswa SLB dengan Kepala Disdukcapil Polman.

POLMAN, POJOKRAKYAT – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Polewali Mandar menyerahkan 50 Kartu Identitas Anak (KIA) kepada anak-anak penyandang disabilitas di Sekolah Luar Biasa (SLB) Polewali.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Disdukcapil Hj. Astuty, S.Sos., M.Si, bersama Kepala Bidang Pendaftaran Penduduk Andi Erniati, S.E., M.Si, dan didampingi staf Disdukcapil Polewali Mandar.

Kepala Dinas Hj. Astuty menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan administrasi kependudukan yang inklusif dan berkeadilan bagi seluruh warga, termasuk anak-anak disabilitas.

> “Setiap anak berhak memiliki identitas kependudukan. Dengan KIA, anak-anak dapat lebih mudah mengakses layanan publik, pendidikan, dan kesehatan,” ujar Hj. Astuty.

Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari pihak sekolah dan para orang tua. Mereka mengapresiasi perhatian Disdukcapil yang hadir langsung ke sekolah untuk memberikan pelayanan.

Melalui program ini, Disdukcapil Polewali Mandar terus mendorong kesadaran pentingnya dokumen kependudukan sejak dini, serta memastikan seluruh anak memiliki hak identitas yang sama tanpa melihat perbedaan.(bdt)

IMG 20260908 WA0019
Daerah

Kerusakan bronjong penahan tebing sungai di Dusun Kanang, Desa Batetangnga, Kabupaten Polewali Mandar, kian mengkhawatirkan. Akibat abrasi luapan air sungai yang terjadi dalam dua tahun terakhir tidak hanya mengikis daratan, tetapi juga mengancam fasilitas umum vital serta pemukiman warga setempat.

IMG 20260902 WA0010
Daerah

Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, terus diantisipasi. Di tengah kondisi kemarau yang cukup ekstrem, Babinsa jajaran Kodim 1402/Polman turun langsung ke tengah masyarakat untuk mengingatkan warga agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran.