Daerah

Bupati Polman Beri Bantuan Pribadi Untuk Korban Bencana di Takatidung

×

Bupati Polman Beri Bantuan Pribadi Untuk Korban Bencana di Takatidung

Sebarkan artikel ini
IMG 20251231 WA0027
Bupati Polman H. Samsul Mahmud didampingi Kepala Dinsos Polman Aswar Jasin mengunjungi korban kebakaran di Takatidung Kec. Polewali.

POLMAN, POJOKRAKYAT — Bupati Polewali Mandar, H. Syamsul Mahmud, menyerahkan bantuan pribadi kepada korban bencana kebakaran di Jl. A. Latanratu Kelurahan Takatidung Kecamatan Polewali yang terjadi dini hari Selasa, 23 Desember 2025 yang lalu.

Penyerahan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan empati Bupati Polewali Mandar terhadap warga yang terdampak musibah kebakaran. Bantuan diserahkan langsung kepada korban di lokasi kejadian dengan didampingi oleh Kepala Dinas Sosial H. Azwar Jasin, aparat Kelurahan Takatidung dan Masyarakat Sekitarnya. Rabu 31/12/2025.

Adapun bantuan yang diberikan berupa uang tunai sebesar Rp5.000.000 (lima juta rupiah) kepada korban kebakaran yang rumahnya mengalami kerusakan berat. Selain itu, bantuan juga diberikan kepada dua rumah yang terdampak dengan kategori rusak sedang masing-masing menerima Rp2.000.000 (dua juta rupiah).

Sebelum menyerahkan bantuan di kelurahan Takatidung Bupati Polman juga Menyerahkan Bantuan uang yang sama di Desa Lampoko Kecamatan Campalagian.

Tidak ketinggalan Dinas Sosial Kabupaten Polman juga menyerahkan bantuan kebutuhan pokok dan kebutuhan Dasar kepada Korban Bencana Kebakaran di desa Lampoko tersebut

Bupati Polman H. Syamsul Mahmud berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban para korban serta membantu memenuhi kebutuhan mendesak pascakejadian. Ia juga mengimbau masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana serta memperhatikan faktor keselamatan lingkungan guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.(rls)

Screenshot 20260802 130012 Gallery
Daerah

DPRD Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, mengusulkan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) untuk pengawasan dan evaluasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dinilai belum optimal.

IMG 20260729 WA0003
Daerah

Pemuda Desa Paku, Abd. Rahman S, melontarkan kritik keras terhadap operasional Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Desa Paku yang dibangun dengan anggaran sekitar Rp17 miliar. Menurutnya, berbagai persoalan yang mulai bermunculan di lapangan menjadi alarm bahwa pemerintah tidak boleh hanya berhenti pada pembangunan fisik, tetapi harus bertanggung jawab memastikan seluruh sistem benar-benar bekerja.