POLMAN, POJOKRAKYAT – Kepala Kantor Imigrasi (Kakanim) Kelas II Non TPI Polewali Mandar, Heryanu, menegaskan pentingnya asas manfaat bagi setiap Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya yang bertugas di lingkungan Kantor Imigrasi Polewali Mandar.
Pesan tersebut disampaikan Heryanu usai melantik dua ASN, yakni M. Rizky Prayoga dan Muhammad Ilham Gumelar, di Aula Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Polewali Mandar, Selasa (10/2/2026).
Dalam keterangannya kepada awak media, Heryanu berharap kedua ASN yang baru dilantik dapat menjadi generasi penerus Imigrasi yang profesional dan berdampak positif bagi masyarakat.
“Harapan saya, semoga Rizky Prayoga dan Ilham menjadi calon penerus Imigrasi serta menjadi ASN yang berguna, khususnya bagi institusi dan masyarakat. Saya juga berharap mereka mampu menghadirkan ide-ide yang baik, positif, dan berdampak langsung,” ujar Heryanu.
Menanggapi tantangan pelayanan di era digital, Heryanu menjelaskan bahwa Direktorat Jenderal Imigrasi telah menghadirkan aplikasi antrean daring M-Paspor sebagai salah satu sistem layanan terbaik yang memudahkan masyarakat.
Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat mendaftar antrean dari mana saja, baik saat bekerja, bersekolah, maupun sedang berlibur di dalam negeri. Proses penggunaannya pun dinilai mudah dan praktis.
Heryanu menegaskan, transformasi digital merupakan tantangan yang harus dihadapi oleh Kantor Imigrasi. Dukungan dari Direktorat Jenderal Imigrasi melalui berbagai aplikasi layanan menjadi bagian penting dalam peningkatan kualitas pelayanan publik.
Selain itu, Kantor Imigrasi Polewali Mandar juga menghadirkan sejumlah inovasi daerah, seperti program Jempol Mama dan Larasati, yang dirancang untuk semakin memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan keimigrasian.
Menurut Heryanu, kemudahan layanan di Kantor Imigrasi Polewali Mandar terus ditingkatkan, termasuk bagi masyarakat lanjut usia (lansia) yang mengalami kesulitan dalam penggunaan aplikasi digital.(bdt)













