POLMAN, POJOKRAKYAT — Aliansi Pemuda Pelajar Mahasiswa (APPM) Polewali Mandar Kota Parepare mendesak Polda Sulawesi Barat dan Polres Polewali Mandar segera mengambil langkah tegas dan terukur menyusul maraknya aksi yang diduga dilakukan geng motor bersenjata tajam di wilayah Wonomulyo, Matakali, dan sekitarnya.
Sejumlah warga mengaku resah atas kemunculan sekelompok pemuda yang kerap beraksi pada malam hari. Mereka disebut datang secara tiba-tiba dengan membawa balok dan parang, lalu mendatangi warga yang sedang berkumpul di pinggir jalan tanpa alasan yang jelas. Tindakan tersebut dinilai menimbulkan rasa takut dan ketidakamanan di tengah masyarakat.
Ketua Umum APPM Polman Kota Parepare, Muhammad Amin Hasman Kausu, mengatakan kondisi keamanan di Polewali Mandar, khususnya di Kecamatan Matakali dan Wonomulyo, tengah mengkhawatirkan.
“Akhir-akhir ini situasi di Polman tidak baik-baik saja. Sudah berulang kali terjadi aksi geng motor yang menyerang warga secara tiba-tiba. Hal ini membuat masyarakat resah dan ketakutan. Jika tidak segera ditindak oleh pihak kepolisian, situasi bisa semakin memburuk, apalagi menjelang dan selama bulan puasa ketika masyarakat melaksanakan ibadah malam seperti salat tarawih. Jangan sampai kejadian ini mengganggu keamanan dan kenyamanan warga,” ujarnya.
Menurutnya, aksi tersebut telah berlangsung selama beberapa bulan. Namun hingga kini, APPM menilai belum terlihat langkah konkret yang mampu mengembalikan rasa aman secara menyeluruh. Akibatnya, sebagian warga memilih membatasi aktivitas di malam hari karena khawatir menjadi korban.
Ia menegaskan, persoalan ini tidak dapat dianggap sebagai kenakalan remaja biasa. Membawa senjata tajam serta melakukan penyerangan atau percobaan penganiayaan merupakan tindak pidana yang membahayakan keselamatan masyarakat dan harus diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
APPM Polman Kota Parepare meminta kepolisian untuk:
1. Meningkatkan patroli malam secara intensif di wilayah rawan.
2. Mengidentifikasi dan menindak tegas para pelaku sesuai hukum.
3. Memberikan jaminan rasa aman kepada masyarakat, khususnya selama bulan Ramadan.
APPM berharap aparat penegak hukum segera mengambil langkah konkret demi memulihkan keamanan dan ketertiban di wilayah Wonomulyo, Matakali, dan sekitarnya.















