Daerah

Dandim Polman Ikuti Vicon Kapolri dan Panglima TNI, Pantau Kamtibmas Jelang Lebaran

×

Dandim Polman Ikuti Vicon Kapolri dan Panglima TNI, Pantau Kamtibmas Jelang Lebaran

Sebarkan artikel ini
IMG 20260321 WA0002

POLMAN, POJOKRAKYAT – Komandan Kodim (Dandim) 1402/Polman Letkol Inf Ikhwan Arifin mengikuti video conference (vicon) bersama Kapolri dan Panglima TNI di Pos Pengamanan (Pos Pam) Operasi Ketupat Marano di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Polewali, Jumat (20/3/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka pemantauan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Dandim 1402/Polman Letkol Inf Ikhwan Arifin mengatakan, pengamanan momentum Idul Fitri membutuhkan sinergi seluruh instansi guna memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat.

“Pemantauan sitkamtibmas menjelang Idul Fitri sangat membutuhkan kerja sama lintas instansi untuk menjamin keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pengamanan tidak hanya difokuskan pada arus mudik dan arus balik, tetapi juga mencakup sejumlah titik strategis.

“Pengamanan juga menyasar pusat keramaian, tempat ibadah, jalur wisata, hingga titik rawan kecelakaan dan potensi bencana,” jelasnya.

Menurutnya, secara umum situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Polewali Mandar dalam kondisi aman dan kondusif. Meski demikian, kewaspadaan tetap diperlukan terhadap potensi gangguan.

“Potensi seperti kemacetan arus mudik, gangguan keamanan saat malam takbiran, serta kerawanan di objek wisata dan tempat ibadah tetap harus diantisipasi,” katanya.

Kegiatan video conference tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Polewali Mandar sebagai bentuk sinergi dalam pengamanan Operasi Ketupat 2026.(Zik)

Screenshot 20260802 130012 Gallery
Daerah

DPRD Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, mengusulkan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) untuk pengawasan dan evaluasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dinilai belum optimal.

IMG 20260729 WA0003
Daerah

Pemuda Desa Paku, Abd. Rahman S, melontarkan kritik keras terhadap operasional Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Desa Paku yang dibangun dengan anggaran sekitar Rp17 miliar. Menurutnya, berbagai persoalan yang mulai bermunculan di lapangan menjadi alarm bahwa pemerintah tidak boleh hanya berhenti pada pembangunan fisik, tetapi harus bertanggung jawab memastikan seluruh sistem benar-benar bekerja.