Hukum

Dokumen Dugaan Gratifikasi Penentuan Titik Dapur di Polman Mencuat

Pojoknews
×

Dokumen Dugaan Gratifikasi Penentuan Titik Dapur di Polman Mencuat

Sebarkan artikel ini
Screenshot 20260423 114006 Google

POLMAN, POJOKRAKYAT – Dokumen laporan dugaan praktik gratifikasi dalam proses verifikasi titik dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) mencuat di Kabupaten Polewali Mandar (Polman). Kamis 23 April.

Dokumen laporan oknum anggota legislatif Sulbar ini tersebar luas di sosial media. Laporan tersebut diduga terkait dugaan gratifikasi pengajuan titik dapur di Kecamatan Polewali Kabupaten Polman Provinsi Sulbar.

Dalam laporan tersebut oknum Anggota Legislatif berinial R melaporkan oknum penanggungjawab BGN di Polman yang diduga menghubungi R menawarkan jasa bantuan tahapan pendaftaran dapur.

Oknum Penanggungjawab BGN Polman dalam bukti dokumen diterangkan bahwa pengajuan akun pelapor masih pada tahap pertama dan pelaku yang menawarkan jasa menuliskan melalui chat di whatsapp tersebut” Pake ordal” (artinya menawarkan orang dalam ) untuk mempercepat proses pendaftaran dapur sehingga oknum DPRD terpengaruh dan disarankan untuk menempu jalur itu.

Dalam laporan tersebut dilampirkan bukti pesan watsapp proses dugaan gratifikasi tersebut untuk pengurusan titik dapur di Kecamatan Polewali. Dalam dokumen elektronik tersebut terlampir bukti dugaan transaksi pengiriman uang dengan jumlah Rp. 50 juta yang dikirim sebanyak dua kali pengiriman ke nomor rekening.

Oknum R yang coba di konfirmasi tidak memberikan komentar saat coba di konfirmasi pada Rabu 22 April 2026 kemarin.

Sementara itu, mantan koorwil BGN Polman Firman yang dikonfirmasi membenarkan adanya laporan khusus oleh oknum anggota legislatif ke BGN namun ia membantah tuduhan dalam laporan tersebut.

“Terkait lapsus yang dibuat salah satu anggota dewan itu tidak benar, proses berjalannya MBG tentu banyak dinamika yang ada, sehingga banyak yg mencoba memprovokasi demgan berbagai cara, Soal banyak mitra atau yayasan minta tolong dibantu dan di percepat yah selama ini kami bantu selama tdk melanggar aturan yang ada,” jelas Firman melalui pesan watsaap.

Ia menegaskan jika nomor watsapp yang dimasukkan dalam lapsus tersebut bukan miliknya.

Sebelumnya sejumlah aktivis juga melakukan aksi unjukrasa di Kantor DPRD Sulbar terkait dugaan suap penentuan titik dapur.(al/bdt)

Screenshot 20260513 082441 Gallery
Berita

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai menggelar rapat tertutup terkait hasil penggerebekan rokok ilegal dari berbagai merek yang berhasil diamankan dalam operasi gabungan bersama satpol PP provinsi Sulawesi barat, satpol PP polewali mandar, dan badan pendapatan daerah (bapenda), Rapat tersebut berlangsung di salah satu ruang pertemuan bapenda dan dihadiri sejumlah pejabat terkait, Selasa (12/5/2026).