POLMAN, POJOKRAKYAT — Sambangi Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Tenaga Ahli (TA) Kementerian Pertanian (Kementan) RI, Muhammad Arsyad, S.P.,M.Si.,Ph.D. beserta rombongan pantau kondisi pembibitan kakao dalam program hilirisasi bibit kakao nasional, Rabu 13 Mei 2026.

Rombongan TA Kementan mengunjungi sejumlah lokasi pembibitan kakao yang ada di Polman, salah satunya di Desa Kuajang Kecamatan Binuang milik CV Arafah Abadi.
Kepala Bidang Perkebunan Dinas Perkebunan, Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Polman, Dahlia, menjelaskan kedatangan TA Kementan ke Polman dalam rangka memonitoring dan evaluasi persiapan bibit kakao yang akan dialokasikan di wilayah Polman.
“Berdasarkan fakta lapangan secara visual, iya kondisi bibit bagus sesuai spesifikasi, bahkan sebagian sudah tumbuh subur, dan sebagian sudah dilakukan sambung pucuk,”terang Kabid Perkebunan Dahlia.
Melalui kesempatan tersebut Dahlia mengungkapkan, tanaman kakao di Polman memang membutuhkan peremajaan tanaman, sebab saat ini di wilayah Polman banyak tanaman kakao yang sudah tua dan sudah tidak produktif lagi sehingga butuh peremajaan.

“Program bantuan bibit kakao dari Kementan ini sangat bagus, dan tahun ini Alhamdulillah ada bantuan dari kementan, artinya kita bisa memenuhi keinginan masyarakat, yang memang selama ini membutuhkan bantuan bibit kakao,”ujarnya.
Ia berharap, program bantuan bibit kakao ini berjalan sesuai perencanaan, mulai dari tahap pembibitan hingga distribusi ke kelompok tani penerima manfaat.
“yang berkontrak adalah perusahaan dengan Kementan, kapasitas kami di Dinas Pertanian hanya memonitoring locus-locus pembibitan yang akan diintervensi diberikan kepada kelompok tani, semoga tiba waktunya sudah bisa disalurkan tumbuh dengan baik dan sesuai spesifikasi dan Alhamdulillah sampai saat ini semua bibit kakao ini bagus dan tumbuh subur.”tandasnya.(rls/adv)














