Sosial & Budaya

Baznas Polman Salurkan Modal Usaha Rp. 5 Juta untuk 10 Pelaku UMKM

×

Baznas Polman Salurkan Modal Usaha Rp. 5 Juta untuk 10 Pelaku UMKM

Sebarkan artikel ini
Screenshot 20260930 130645 Gallery
Asisten Bidang Ekbang Polman Andi Masri Masdar bersama Ketua Baznas H. Nurrahman dan Kepala Kemenag Polman Laupa menyerahkan bantuan kepada pelaku UMKM.

POLMAN, POJOKRAKYAT — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Polewali Mandar (Polman) menyalurkan bantuan modal usaha melalui program Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU) kepada 10 pelaku usaha di Kecamatan Polewali. Rabu 30/09/2026.

Masing-masing penerima manfaat mendapatkan bantuan modal usaha sebesar Rp.5 juta, sehingga total bantuan yang disalurkan mencapai Rp. 50 juta.

Program PEU tersebut merupakan kerja sama Baznas Polman dengan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Polewali dan Kementerian Agama (Kemenag) Polman.

Kepala KUA Polewali, H. Ismail, mengatakan program tersebut digagas Kemenag Polman bersama Baznas dan melalui tahapan cukup panjang sebelum bantuan diserahkan kepada penerima.

“Alhamdulillah, dari 20 nama yang diusulkan, hanya tersisa 10 orang yang memenuhi syarat sebagai penerima bantuan,” kata H. Ismail.

Menurutnya, PEU merupakan program nasional yang memiliki sejumlah tahapan pemeriksaan sebelum bantuan diberikan kepada masyarakat.

Ia berharap bantuan modal tersebut dapat mendorong usaha penerima manfaat agar semakin berkembang. Bahkan, penerima bantuan diharapkan nantinya mampu bertransformasi dari penerima zakat menjadi pemberi zakat.

Ketua Baznas Polman, H. Nurrachman, meminta para penerima memanfaatkan bantuan tersebut sesuai peruntukannya.

“Kita berharap dana bantuan ini dimanfaatkan dengan baik. Kita sengaja pilih pelaku usaha yang sudah jalan agar usahanya bisa lebih berkembang lagi,” ujar H. Nurrachman.

Ia menjelaskan, dana yang disalurkan dalam program tersebut bersumber dari zakat dan infak Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Polman.

“Dana bantuan yang diserahkan ini adalah zakat dan infak dari ASN yang ada di Kabupaten Polman. Kita berharap bantuan ini dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk usahanya,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Kemenag Polman, H. Laupa, mengatakan program PEU tersebut merupakan kali kedua dilaksanakan di Kabupaten Polman.

Program pertama dilaksanakan di Kecamatan Binuang, sedangkan penyaluran kedua menyasar masyarakat di Kecamatan Polewali melalui KUA Polewali.

“Dana PEU bersumber dari dana infak ASN di Polman, baik dari Kemenag maupun dari instansi lainnya di Polman,” ujar H. Laupa.

Ia mengingatkan penerima bantuan agar menggunakan dana tersebut untuk menambah modal usaha. Sebab, pelaksanaan program PEU mendapat pemeriksaan langsung dari pemerintah pusat.

“Pemeriksaannya langsung dari pusat. Olehnya, saya ingatkan penerima agar dana ini betul-betul digunakan untuk usaha, menambah modal agar usahanya dapat berkembang,” katanya.

Apresiasi terhadap program tersebut juga disampaikan Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Pemkab Polman, Andi Masri Masdar.

Menurutnya, program PEU yang dilaksanakan Baznas dapat menjadi contoh semangat gotong royong dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Saya berharap amanah yang dikelola oleh Baznas ini dapat digunakan dengan baik sesuai peruntukannya,” ujar Andi Masri.

Ia juga berharap penyaluran bantuan serupa dapat diperluas ke kecamatan lain pada tahun mendatang, termasuk wilayah yang memiliki potensi usaha seperti produksi gula aren.

Penyerahan bantuan tersebut turut dihadiri Ketua Baznas Polman H. Nurrachman, Asisten Ekbang Andi Masri Masdar, Kepala Kemenag Polman H. Laupa, Kepala Bagian Kesra Adi Mulya, Kabag Perekonomian Kaharuddin, Kepala KUA Polewali H. Ismail serta para penerima manfaat.(*)